Berita

Politik

Perempuan Jakarta Minta Anies-Sandi Teguhkan Pondasi Kebangsaan

SABTU, 06 MEI 2017 | 15:07 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Hasil Pilkada DKI Jakarta dibangun dari politisasi agama, yang menimbulkan efek sektarianisme, perpecahan bangsa, mengancam tata pemerintahan yang bersih, transparan dan profesional.

Demikian disampaikan Anggota Perempuan Peduli Kota Jakarta atau PPKJ, Ruby Khalifah. Dia mengatakan, reformasi birokrasi selama kepemimpinan Basuki Purnama dan Djarot Saiful telah berhasil memperbaiki kualitas hidup perempuan di Jakarta. Jaminan sosial warga Jakarta dipenuhi keadilan sosial, diadministrasikan untuk mengelola anak-anak dan perempuan dari terpinggirkan.

"PPKJ berharap gubernur baru meneguhkan pondasi kebangsaan Indonesia yang bersandar pada Pancasila, NKRI, Kebhinnekaan, UUD 1945. Menolak bentuk radikalisme yang mengedepankan politik identitas dan sektarianisme karena tidak sesuai dengan budaya Indonesia," jela Ruby, dalam keterangan persnya, Sabtu (6/5).


Ruby juga berharap Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menjaga fungsi ruang publik terbuka ramah anak atau RPTRA, sesuai Pergub nomor 40 tahun 2016. Selain itu, mesti memastikan kesinambungan dan peningkatan sistem transparansi dan akuntabilitas yang sudah dibangun Pemda DKI Jakarta.

"Mesti bisa menghentikan segala bentuk kekerasan di ranah publik, penyebaran kebencian di rumah ibadah, dan demonstrasi yang dapat memecah belah," tambahnya.

PPKJ juga mengajak semua perempuan dan keluarganya berperan aktif dalam merawat kebhinnekaan, dengan memaksimalkan peran perempuan agar kedamaian dan kebaikan bagi penduduk kota Jakarta. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya