Berita

Ilustrasi/Russia Today

Dunia

Warga Asia Bisa Kalahkan Hispanik Dalam Dominasi Populasi Imigran AS

JUMAT, 05 MEI 2017 | 14:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Imigran asal Asia akan bisa mendominasi orang pendatang di Amerika Serikat.

Pasalnya, menurut studi terbaru yang dirilis oleh lembaga penelitian Pew Research Center pekan ini, ada peningkatan arus imigran yang datang dari Asia daripada kawasan lain seperti Amerika Latin.

Studi tersebut dilakukan dengan cara menganalisa data statistik soal tren populasi imigran di Amerika Serikat antara tahun 1960an hingga tahun 2015 lalu.


Studi dilakukan dengan tujuan untuk menjawab pertanyaan soal situasi populasi imigran di negeri Paman Sam saat ini.

Data yang dikumpulkan dan dianalisa menunjukkan bahwa ada sekitar 43,2 juta imigran yang tinggal di Amerika Serikat pada tahun 2015 lalu.

Hasil studi menunjukkan bahwa ada konsentrasi yang tinggi atas imigran di negara tersebut pada tahun 1890, ketika 9,2 juta imigran meliputi 14,8 persen dari total populasi di Amerika Serikat.

Namun sejak sekitar tahun 1970an, ada peningkatan populasi imigran di negara tersebut. Hanya sekitar 24 persen populasi dianggap "tidak sah." Populasi tersebut meningkat tiga kali lipat dari 3,5 juta di tahun 1990 menjadi tertinggi sepanjang masa 12,2 juta di tahun 2007.

Namun angka tersebut turun menjadi 11 juta pada tahun 2015, ketika imigran yang tidak sah menyumbang 3,4 persen dari total populasi AS.

Bila dirunut berdasarkan asal para imigran, 27 persen dari total populasi imigran berasal dari Meksiko.

Sementara imigran dari China dan India masing-masing membentuk 6 persen dari populasi imigran di negeri Paman Sam.

Studi yang sama memprediksi bahwa imigran asal Asia akan bisa jadi yang terbesar di Amerika Serikat per tahun 2022 mendatang.

Sementara itu pada tahun 2065 nanti, warga Asia diprediksi membentuk 38 persen populasi imigran AS, mengalahkan hispanik dengan sekitar 31 persen. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya