Berita

Fahri Hamzah/Net

Pertahanan

Fahri: Polisi Harus Tunjukan Wibawa Dengan Menangkap Pelaku Teror

KAMIS, 04 MEI 2017 | 13:50 WIB | LAPORAN:

. Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mendesak kepolisian untuk segera menangkap pelaku penembakan terhadap kediaman pribadi Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini.

Diakuinya bahwa penembakan yang hanya mengenai jendela rumah Jazuli tersebut merupakan tindakan teror yang kecil jika dibandingkan dengan teror yang dialami oleh salah satu penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Namun, aparat keamanan harus tetap menangkap pelaku untuk memberikan efek jera.


"Itu yang saya bilang, polisi ini yang begini-begini ini namanya teori the broken window, jadi harusnya kalau ada kejahatan. Ini katakanlah kejahatan kecil, meskipun ini yang kena rumah pejabat, rumah orang besar, harusnya ketemu supaya orang tahu bahwa di republik ini melakukan kejahatan kecil pun pasti kena apalagi melakukan kejahatan besar. Jadi jangan kejahatan besar kejahatan kecil, lewat begitu saja," jelasnya di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (4/5).

Penangkapan bagi pelaku penembakan rumah Jazuli menurut dia akan memberikan sinyal bagi pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan maupun pelaku teror lainnya bahwa semua bentuk teror baik itu kecil maupun besar akan tetap dikejar para pelakunya.

"Jadi polisi harus menunjukan wibawanya. Bahwa anda bocorkan jendela orang pun Anda saya kejar, Anda akan saya bawa pada proses hukum. Dan itu membuat sinyal pada yang lain, di negara ini tidak​ boleh ada kejahatan," tegas politisi PKS ini. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

UI Investigasi Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa

Selasa, 14 April 2026 | 16:12

Miris, Makin Banyak Perusahaan Tak Buka Lowongan Kerja

Selasa, 14 April 2026 | 16:11

Pramono Dukung Pemberantasan Premanisme di Jakarta

Selasa, 14 April 2026 | 16:03

Jemaah Haji Tak akan Terbebani Kenaikan Ongkos Penerbangan

Selasa, 14 April 2026 | 16:02

Seruan Kudeta Presiden Prabowo Ancaman Serius

Selasa, 14 April 2026 | 15:46

Israel dan Lebanon Gelar Perundingan Damai di Washington

Selasa, 14 April 2026 | 15:43

Menteri Haji Janji Antrean Tidak Dihapus meski Ada War Tiket

Selasa, 14 April 2026 | 15:36

Aboe Bakar Minta Maaf terkait Pernyataan Madura dan Narkoba

Selasa, 14 April 2026 | 15:14

Tak Masuk Akal Nasdem Gabung Gerindra

Selasa, 14 April 2026 | 15:06

China Minta Semua Pihak Menahan Diri usai AS Blokade Selat Hormuz

Selasa, 14 April 2026 | 14:52

Selengkapnya