Berita

Bisnis

Jokowi Sedang Bandingkan Indonesia Dengan BRICS

KAMIS, 04 MEI 2017 | 07:23 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pernyataan Presiden Joko Widodo di Hong Kong yang mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan ekonomi terbaik ketiga dunia dikritik kolumnis keuangan di South China Morning Post (SCMP), Jake Van Der Kamp.

Jake Van Der Kamp menilai klaim Jokowi yang disampaikan di Hong Kong tersebut salah dan tak berdasar. Jokowi pun menjadi bulan-bulanan.

Namun tidak demikian dengan anggota Komisi XI DPR yang membidangi keuangan dan perbankan dari Fraksi Golkar, M Misbakhun. Menurut Misbakhun, apa yang disampaikan Jokowi memang benar sebab pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah nomor tiga di dunia.


Bagi Misbakhun, pernyataan Jokowi adalah untuk membandingkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan negara-negara anggota BRICS (Brazil, Rusia, India, China, Turki, South Africa). BRICS merupakan kelompok negara emerging market, dan faktanya pertumbuhan ekonomi Indonesia memang nomor tiga setelah India dan China.

"Membandingkan perekonomian Indonesia memang harus dengan negara-negara emerging market yang memiliki size dan volume sama.  India dan China merupakan dua negara besar di Asia yang memang pantas diperbandingkan dengan size, volume dan karakter permasalahan ekonominya dengan Indonesia,” tuturnya.

Namun, lanjutnya, membandingkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan Laos, Bangladesh, Myanmar, Filipina dan Timor Leste tentu kurang tepat. Sebab, dari sisi size dan volume juga berbeda jauh.

"Karakter dan permasalahan ekonominya berbeda. Yang pantas sebagai perbandingan adalah negara-negara BRICS yang emerging market  sehingga perbandingannya akan lebih sepadan akan memberikan penilaian yang lebih obyektif dan lebih adil," tuturnya.

Karenanya Misbakhun mengatakan, pernyataan Presiden Jokowi soal pertumbuhan ekonomi Indonesia di peringkat ketiga di dunia harus dimaknai sebagai perbandingan yang adil dan objektif. Dan bila mau jujur, mestinya semua pihak juga bangga dengan posisi Indonesia itu.

"Pertumbuhan nomor tiga di dunia dibandingkan negara-negara BRICS tersebut harus menjadi kebanggaan nasional dan menjadi prestasi bagi Tim Ekonomi pemeritahan Presiden Jokowi. Apalagi pemerintahan Presiden Jokowi saat ini harus menghadapi situasi ekonomi global dan regional yang penuh ketidakpastian," demikian Misbakhun. [ysa]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya