Merkel dan Putin di Sochi/The Guardian
Kanselir Jerman Angela Merkal menyerukan agar Presiden Rusia Vladimir Putin menginvestigasi laporan soal penyiksaan dan penganiayaan terhadap pria gay di Chechnya.
Merkel menyerukan agar Putin bisa menjamin keamanan orang LGBT di seluruh wilayah tersebut.
Seruan itu disampaikan Merkal dalam kunjungan perdananya sejak dua tahun terakhir ke Rusia (Selasa, 2/5).
Untuk diketahui bahwa tindakan keras terhadap orang-orang gay di Chechnya pertama kali dilaporkan di surat kabar Novaya Gazeta, yang menuduh bahwa lebih dari 100 pria Chechnya yang dicurigai menjadi gay telah ditangkap dan setidaknya tiga terbunuh.
Kremlin telah mendukung penolakan pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov tentang pembersihan anti-gay, dengan alasan bahwa ia tidak memiliki informasi untuk mendukung penelitian yang dilakukan oleh jurnalis dan organisasi hak asasi manusia.
Selama konferensi pers bersama dengan Putin di Sochi di pantai Laut Hitam, Merkel mengatakan bahwa dia telah menerima laporan negatif mengenai cara orang homoseksual ditangani, terutama di Chechnya.
Pemerintah Barat dan kelompok hak asasi manusia telah meminta pihak berwenang Rusia untuk menyelidiki laporan penindasan di Chechnya, di mana masyarakat benar-benar konservatif bahkan dengan standar Rusia.
Merkel juga mengemukakan kekhawatiran mengenai pembatasan kebebasan berkumpul di Rusia, menyusul penangkapan oleh polisi anti huru hara dari orang-orang yang melakukan demonstrasi menentang kampanye anti-gay.
"Penting untuk memiliki hak untuk berdemonstrasi dalam demokrasi, dan peran LSM sangat penting," kata Merkel.
"Saya meminta Putin untuk memanfaatkan pengaruhnya untuk melindungi hak-hak minoritas," sambungnya seperti dimuat
The Guardian.
[mel]