Berita

Baxter Reid/RT

Dunia

Overstay 90 Menit Di AS, Pria Australia Ini Ditangkap

RABU, 03 MEI 2017 | 19:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pria Australia ditangkap oleh petugas imigrasi Amerika Serikat karena dilaporkan telah memperpanjang kunjungannya ke negara tersebut setelah 90 menit setelah ditolak masuk ke Kanada.

Penangkapan itu terjadi pada 24 April namun laporannya baru dirilis pekan ini. Pada saat itu, pria asal Canberra berusia 26 tahun, bernama Baxter Reid, melakukan perjalanan ke perbatasan di bagian utara New York dengan pacarnya yang merupakan warga Amerika Serikat bernama Heather Kansco. Namun demikian ia ditolak masuk ke Kanada dan kemudian ditangkap oleh polisi perbatasan AS.

Setelah penangkapannya, Reid dipenjara di Pusat Penahanan Federal dimana ia bisa ditahan enam bulan sebelum dibawa ke hadapan seorang hakim.


Berbicara kepada Sydney Morning Herald, ayah Baxter, Tom Reid, menjelaskan bahwa pasangan tersebut telah tiba di perbatasan pada pukul 10 malam waktu setempat pada tanggal 23 April karena visanya akan berakhir pada tengah malam.

"Untuk beberapa alasan orang-orang Kanada menahan mereka sampai pukul 01:30 dan kemudian menolak masuk, mereka mengembalikan mereka ke Amerika Serikat dan pada saat itu mereka over-visa selama satu setengah jam," kata sang ayah.

Meskipun Reid memiliki visa lima tahun, dia diminta untuk meninggalkan negara bagian setiap enam bulan.

Sang pacar, Kansco membuat halaman GoFundMe dengan harapan mengumpulkan uang untuk pertahanan pacarnya.

Di halaman situs tersebut Kansco menjelaskan kejadian. "Saat kami mendekati perbatasan, orang-orang yang bekerja patroli perbatasan mulai memberi kami sedikit waktu yang sulit. Mereka menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengajukan pertanyaan perbaikan kepada kami dan memberi kami penyelesaian masalah, dengan waktu berjam-jam di antaranya, "katanya.

Ayahnya berharap agar pejabat AS mengizinkannya kembali ke Australia secara sukarela, dimana dia diharapkan bisa bergabung dengan pacarnya. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya