Berita

Nusantara

Empat Nama Dipersepsikan Pasti Bertarung Di Pilgub Jabar

RABU, 03 MEI 2017 | 15:33 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Lembaga Survei Konsepindo Research and Consulting mengeluarkan nama-nama kandidat calon gubernur potensial yang layak dipinang partai politik untuk Pilkada Jabar 2018.

Direktur Konsepindo Research and Consulting, Veri Muhlis Arifuzzaman, menyampaikannya dalam diskusi bertajuk "Menyongsong Pilkada Jabar 2018: Bakal Calon yang Diharapkan Maju Oleh Publik" yang diselenggarakan di kawasan The Edge & The Simply Valore Hotel, Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu (3/5).

Veri menjelaskan, lembaganya berhasil memetakan tokoh mana saja yang dianggap akan maju, dipandang kompeten dan layak, serta dipersepsikan mampu dari sisi jaringan dan keuangan, untuk bertarung di Pilkada Jabar. Mereka adalah Deddy Mulyadi, Ridwan Kamil, Deddy Mizwar dan Dede Yusuf.


"Pak Deddy Mulyadi menempati posisi tertinggi dari sisi kemungkinan ikut kontes dan kemampuan ikut kontes. Publik tahu Deddy adalah Bupati Purwakarta, Ketua Golkar Jawa Barat, sudah sering dengar kegiatannya dan dipandang akan ngotot maju. Tingkat keyakinan publik akan majunya Deddy Mulyadi cukup tinggi," ujarnya.

Berikutnya adalah Ridwan Kamil. Walau responden mengetahui bahwa Ridwan Kamil bukan ketua partai, tetapi deklarasi pengusungan namanya oleh Partai Nasdem dipandang sebagai momentum menunjukkan keseriusan untuk maju dalam kontes.

"RK dipandang punya kemampuan untuk maju, menggalang kekuatan pendukung dan akan mampu menemukan koalisi pengusung. RK juga dipandang punya kekuatan finansial untuk berkampanye keliling pelosok Jawa Barat karena kedudukannya sebagai Wali Kota Bandung dianggap memberinya peluang mencari donatur," ungkapnya.

Sementara itu, Deddy Mizwar dipandang publik sebagai representasi kubu petahana. Kisah harmonis selama duetnya dengan Gubernur Ahmad Heryawan dipandang sebagai kelanjutan kepemimpinan mereka ke depan. Sayangnya, Deddy Mizwar tidak berpartai dan tidak juga dipersepsikan sebagai wakil PKS. Publik melihat kekuatan Deddy Mizwar lebih pada popularitasnya sebagai artis dan disukai masyarakat Jabar.

Sedangkan Dede Yusuf, selain dinilai berpengalaman sebagai wakil gubernur di periode sebelumnya, ia juga dipandang telah matang sebagai politisi. Kiprahnya sebagai anggota DPR cukup banyak diketahui publik. Dede dipandang memiliki kemampuan untuk membentuk poros koalisinya sendiri.

Veri menutup presentasinya dengan mengatakan bahwa Pilkada Jabar akan menjadi medan pertempuran paling seru di Pilkada Serentak 2018. [ald] 

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya