Berita

Daniela Greene/CNN

Dunia

Kisah Translator FBI Yang Menikahi Orang Top ISIS

SELASA, 02 MEI 2017 | 19:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang penerjemah FBI yang mengantongi izin keamanan rahasia pergi ke Suriah pada tahun 2014 dan menikahi salah satu orang kunci ISIS yang ditugaskan untuk diselidiki.

CNN
mempublikasikan kisah tersebut awal pekan ini. Penerjemah FBI itu diketahui bernama Daniela Greene.

Merujuk pada catatan pengadilan federal, ia berhasil membohongi FBI tentang ke mana dia pergi dan memperingatkan suami barunya bahwa dia sedang diselidiki.


Kisah Greene, yang tidak pernah dipublikasikan sebelumnya, memperlihatkan pelanggaran keamanan nasional di FBI, sebuah agen yang telah membuat misinya membasmi simpatisan ISIS di seluruh negeri.

Menyusul kasus ini, FBI kemudian mengambil beberapa langkah di berbagai area untuk mengidentifikasi dan mengurangi kerentanan keamanan. FBI terus memperkuat tindakan perlindungan dalam melaksanakan pekerjaan vitalnya.

Namun demikian pihak FBI sendiri tidak mengidentifikasi langkah-langkah apa yang diambil dan menolak berkomentar lebih lanjut.

"Sungguh memalukan bagi FBI, tidak diragukan lagi," kata John Kirby, seorang mantan pejabat Departemen Luar Negeri. Dia mengatakan bahwa dia mencurigai masuknya Greene ke Suriah memerlukan persetujuan pemimpin ISIS teratas.

Pasalnya, jelas Kirby, sebagian besar orang luar yang mencoba masuk ke wilayah ISIS di Suriah berisiko tidak bisa keluar dengan selamat.

"Jadi agar dia bisa masuk sebagai orang Amerika, sebagai seorang wanita, sebagai pegawai FBI, dan untuk dapat tinggal bersama pemimpin ISIS yang diketahui, bahwa semuanya harus dikoordinasikan," tambahnya.

Dalam surat-surat pengadilan yang diajukan di Pengadilan Distrik AS di Washington D.C., jaksa menuntut perilaku Greene sebagai "mengerikan," layak mendapatkan "hukuman berat".

Asisten Jaksa Agung Thomas Gillice mengatakan bahwa Greene telah "melanggar kepercayaan publik, kepercayaan dari pejabat yang memberikan izin keamanannya, dan kepercayaan dari orang-orang yang dengannya dia bekerja dan, dengan berbuat demikian, membahayakan keamanan negara kita."

Pria yang dinikahi Greeni sendiri sebelumnya bukan merupakan teroris. Ia adalah Denis Cuspert, seorang rapper asal Jerman yang kemudian memilih untuk bergabung dengan ISIS.

ia kini merupakan salah satu orang paling berpengaruh di ISIS karena berperan sebagai perekrut online bagi jihadis yang keras.

Di Jerman, Cuspert dikenal dengan nama panggung Deso Dogg. Di Suriah, dia dikenal sebagai Abu Talha al-Almani. Dia memuji Osama bin Laden dalam sebuah lagu, mengancam mantan Presiden Barack Obama dengan isyarat pemotongan tenggorokan dan muncul dalam video propaganda, termasuk satu di mana dia memegang kepala manusia yang baru saja terputus. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya