Berita

Fifi Lety Indra/net

Hukum

Fifi Merusak Pembelaan Hukum Terhadap Ahok

SELASA, 02 MEI 2017 | 13:25 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Fifi Lety Indra, salah satu pengacara sekaligus adik kandung dari terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki T. Purnama (Ahok), dikabarkan membuat perpecahan di internal tim hukum sang kakak.

Isu ini terkait banyak blunder yang dibuat Fifi selama proses persidangan, salah satunya terkait pledoi yang dibacakan Ahok hari Selasa lalu (25/4).  Sejatinya, Fifi yang menyusun pledoi pribadi Ahok yang berjudul "Tetap Melayani Walau Difitnah atau "Pledoi Ikan Nemo" itu.

Disebut Pledoi Nemo karena ada penganalogian sosok Ahok dengan figur dalam film kartun, ikan bernama Nemo, di dalamnya. Pledoi yang disusun Fifi itu sangat mengecewakan para pengacara Ahok yang lebih senior. Isinya sangat datar tidak substantif dan tidak menggambarkan pokok persoalan yang dibahas selama persidangan. Bahkan, pledoi itu menjadi bulan-bulanan para pengguna media sosial beserta ragam meme yang menyertai.


Seorang sumber mengatakan kepada redaksi  bahwa tim hukum Ahok sangat kecewa dengan pledoi tersebut, yang notabene bukan bikinan mereka. Dalam pembacaan pledoi kemarin, terang sumber itu, Ahok seolah mengkerdilkan dirinya sendiri. Mengibaratkan Ahok sebagai Nemo yang merupakan tokoh fiktif, seolah-olah kehilangan contoh konkret.

Yang tidak diketahui publik, Fifi sempat bersikeras memasukan referensi "Islam Sontoloyo" yang menjadi pemikiran dari Bung Karno di tahun 1940-an, ke dalam pledoi Ahok.  Tapi, karena pemikiran "Islam Sontoloyo" yang dikemukakan Bung Karno itu dinilai sangat berbeda konteks dengan persoalan Ahok sekarang ini dan sangat sensitif untuk ditampilkan dalam pledoi, sebagian pengacara menolaknya dengan keras.

Tidak sekali ini Fifi membuat ulah. Kabarnya, ia kerap menyepelekan deretan pengacara besar seperti Trimoelja D. Soerjadi, Humphrey R. Djemat, Sirra Prayuna, Teguh Samudera, dan I Wayan Sudirta, di dalam tim hukum Ahok. Bahkan, beberapa orang menyatakan ingin keluar dari tim karena tersinggung dengan sikap Fifi yang sewenang-wenang sehingga merugikan kakaknya sendiri.
 
"Fifi tidak profesional. Ia mencampuradukkan posisinya sebagai anggota penasihat hukum dengan pribadinya sebagai adik kandung Ahok. Selain kurang wawasan, Fifi juga tidak menghormati pengacara-pengacara yang lebih senior," ucap sumber. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Ribuan Lender Masih Terombang-ambing di Tengah Proses Hukum DSI

Senin, 26 Januari 2026 | 07:57

Gubernur Minnesota Tantang Trump Usai Agen Imigrasi Tembak Mati Perawat ICU

Senin, 26 Januari 2026 | 07:38

Barack Obama Kecam Penembakan Alex Pretti di Minneapolis

Senin, 26 Januari 2026 | 07:21

Gempur Transaksi Judol, OJK Wajibkan Bank Gunakan Teknologi Pelacakan Dini

Senin, 26 Januari 2026 | 07:06

Hasil Survei Mulai Dukung Roy Suryo Cs

Senin, 26 Januari 2026 | 06:50

Rahasia Ribosom

Senin, 26 Januari 2026 | 06:18

Dua Warga Hilang saat Longsor di Pemalang

Senin, 26 Januari 2026 | 06:02

Ahmad Khozinudin Tutup Pintu Damai dengan Jokowi

Senin, 26 Januari 2026 | 05:40

Banjir di Pulau Jawa Bukan cuma Dipicu Curah Hujan Ekstrem

Senin, 26 Januari 2026 | 05:10

Akhirnya RI Bisa Satu Meja dengan Israel dalam BoP for Gaza

Senin, 26 Januari 2026 | 05:05

Selengkapnya