Berita

Fahira Idris/Net

Hukum

Bang Japar Somasi Netizen Yang Ancam Bunuh Fahira Idris

SENIN, 01 MEI 2017 | 18:05 WIB | LAPORAN:

Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) menilai postingan seorang netizen bernama Nathan P. Suwanto telah menghina dan mencemarkan nama baik Ketua Umumnya, Fahira Idris.

Untuk itu mewakili Fahira, Tim Advokasi dan Hukum Bang Japar menuntut permintaan maaf dari Nathan.

Juju Purwantoro dari Tim Advokasi dan Hukum Bang Japar, menyatakan materi postingan bernada mengancam tersebut sudah tersebar secara luas dan dibagikan oleh pihak lain, bahkan mendapat tanggapan beragam dari berbagai pihak.


"Postingan status Twitter saudara (Nathan), menurut kami sudah cukup terpenuhinya adanya unsur tindak pidana dan aspek melawan hukum terkait Pelanggaran Pidana Pencemaran Nama Baik sebagaimana diatur berdasarkan UU nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dan unsur ancaman kekerasan atau menakut-nakuti," papar Juju dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Senin (1/5).

Di samping itu juga, menyebabkan harkat dan martabat ketum Bang Japar merasa dilecehkan.

Berdasarkan bukti-bukti yang ada, imbuh Juju, Tim Advokasi dan Hukum Bang Japar meminta isi postingan Twitter tersebut segera dicabut.

"Kami juga mendesak saudara Nathan P Suwanto wajib meminta maaf secara langsung dan melalui sarana media komunikasi lain baik cetak maupun elektronik selama tujuh hari berturut-turut di beberapa media utama ( mainstream) terbitan Nasional," desaknya.

Juju menyebutkan, tanpa mengabaikan permintaan maaf yang telah disampaikan Nathan, tim hukum Bang Japar juga tetap akan menempuh jalur hukum sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

"Demikian Somasi ini kami sampaikan, dan kami menunggu tanggapan dari saudara paling lama satu hari kerja sejak tanggal surat ini (30 April 2017)," urai Juju, mengakhiri.

Diketahui, Nathan P Suwanto berkicau tentang keinginannya mencari pembunuh bayaran untuk menghilangkan nyawa Fahira Idris, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Habib Rizieq, Buni Yani, dan lain-lain.

"If you know to crowdfund assassins to kill Fahira Idris, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Habib Rizieq, Buni Yani, and friends, lemme know," kicaunya di akun Twitter @NathanSuwanto pada 29 April 2017 pukul 12.36 WIB.

Adapun materi posting Nathan yang lain yaitu ; _"Gue doain balik supaya dia yang cepet binasa cepet mampus ajalah supaya gak ngotorin dunia ini. Manusia hina banyak lagak banyak bacot."[wid]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya