Berita

Politik

Wina Armada Dorong Dewan Pers Tampung SMSI

SENIN, 01 MEI 2017 | 16:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Asosiasi perusahaan-perusahaan media siber atau online perlu ditampung oleh Dewan Pers agar tidak ada lagi pihak yang menjadi penumpang gelap di era kemerdekaan pers.

Demikian disampaikan Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Pusat, Wina Armada, dalam konferensi pers bersama Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Teguh Santosa, di sela agenda World Press Freddom Day 2017, Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (1/5).

Hadir pula dalam konferensi pers tersebut adalah Dewan Penasihat SMSI, Jaya Suprana, dan Ketua Harian Jaringan Wartawan Anti Hoax (Jawarah), Agus Sudibyo.


Sejauh ini, Dewan Pers hanya menaungi tujuh organisasi wartawan, yaitu PWI, AJI, IJTI (organisasi profesi), SPS, ATVLI, ATVSI, dan PRSSNI (organisasi perusahaan pers). Dari itu semua, belum ada konstituen Dewan Pers yang khusus menangani media siber.

"Sekarang tidak ada yang mewakili organisasi siber atau online. Padahal sekarang, sebagaimana kita tahu, ada puluhan ribu perusahaan media online," kata pakar hukum pers ini.

Ia menegaskan, perusahaan-perusahaan media siber perlu ditampung di Dewan Pers agar tidak menjadi penumpang gelap kemerdekaan pers.

"Siber perlu ditampung Dewan Pers agar tidak jadi penumpang gelap kemerdekaan pers. Ngaku-ngaku wartawan, tapi bikin informasi hoax. Penumpang gelap tidak mendukung kemerdekaan pers, tapi jadi penipu, pemeras. Keluhan terhadap ini terutama muncul di daerah-daerah," jelasnya.

Ia berharap, Dewan Pers memasukkan SMSI sebagai konstituen baru agar kualitas perusahaan-perusahaan media siber nasional lebih mudah terkontrol.

"Siber ini kan masih dalam transisi, sudah waktunya Dewan Pers tamung aspirasi dari media siber dan juga seleksi asosiasi media siber yang memenuhi syarat dalam rangka meningakatkan kualitas kemerdekaan pers kita," tegasnya.

SMSI sendiri sudah berdiri sejak 21 Maret 2017. Deklarasi dan peluncurannya dilakukan pada 17 April 2017 di Jaya Suprana Institute, Mall Of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya