Berita

Kcelakaan di Ciloto/Net

Nusantara

Selain Di Ciloto, Kecelakaan Maut Juga Terjadi Di Tol Palikanci Dan Cipali

MINGGU, 30 APRIL 2017 | 17:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kecelakaan maut tidak hanya terjadi di Desa Ciloto, Cipanas, Cianjur pada hari ini, Minggu (30/4). Kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa meninggal juga terjadi di Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) dan Tol Cipali.

Di Palikanci, kecelakaan mengakibatkan 3 orang meninggal dunia dan 3 lainnya mengalami luka berat.

Menurut informasi yang dihimpun, kecelakaan tersebut terjadi di KM 190.500 A arah Gerbang Tol Palimanan, sekitar pukul 10.15 WIB. Awalnya, mobil jenis Toyota Innova bernomir polisi AA 9427 JL yang dikemudikan oleh Anton (45)  warga Purworejo Jawa Tengah.


Mobil yang dikemudikan Anton itu menabrak bagian belakang bus Luragung Jaya dengan nomor polisi E 7519 YB yang dikemudikan oleh Asep Purnama (48). Kedua mobil yang bertabrakan itu berjalan searah menuju ke Jakarta.

Setelah terjadi tabrakan, Toyota Innova yang dikemudikan Anton terseret hingga KM 19.00 B. Akibat dari peristiwa itu, supir Innova dan dua penumpang meninggal dunia. Sementara tiga penumpang lain yang ada di dalam mobil Innova tersebut mengalami luka berat.

Kapolres Cirebon, AKBP Risto Samodra membenarkan adanya kejadian itu. Menurut Risto, posisi akhir kedua kendaraan saat kecelakaan mobil Innova menempel dibelakang bus. Anton dan istrinya, yang saat itu duduk di jok samping pengemudi sedang memamgku anaknya. Keduanya terjepit akibat kecelakaan hebat itu.

"Korban sudah dibawa ke rumah sakit baik yang meninggal maupun yang luka berat," kata Risto.

Dugaan sementara, sambungnya, kecelakaan diakibatkan pengemudi Innova mengantuk. Sehingga, mobil pun oleng oleng kebahu jalan dan menabrak bus yang sedang mengalami gangguan mesin. Bus tersebut, kata dia, berjalan dibahu jalan dengan perlahan lahan.

Tak hanya di jalur Puncak dan Tol Palikanci, kecelakaan maut juga terjadi di Tol Cipali KM 74.500 atau di Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Minggu (30/4).

Kecelakaan yang melibatkan kendaraan Daihatsu luxio Nopol G 8550 PP dengan truk yang tidak diketahui nomor polisinya ini mengakibatkan 3 orang meninggal dunia, 2 luka berat dan 3 luka ringan.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Polisi Yusri Yunus mengatakan, kecelakaan ini diduga disebabkan oleh kelalaian pengemudi Daihatsu Luxio.

"Pengemudi memiliki SIM A diduga mengantuk sehingga tidak bisa menjaga jarak aman kendaraan," kata Yusri saat dihubungi, Minggu(30/4).

Kronologi kejadian, kata Yusri berawal saat kendaraan  Daihatsu Luxio yang dikemudikan Zulham Fauzi warga Balakpulang Wetan RT 4/9 Kecamatan Balakpulang Wetan Kabupaten Tegal, membawa 7 orang penumpang datang dari arah Cirebon menuju Jakarta.

Tiba di TKP, kata Yusri, kendaraan melaju di lajur cepat diduga pengemudi  mengantuk sehingga kendaraan tidak terkendali  menabrak bagian belakang kendaraan truk yang sedang melaju di lajurnya.

"Terdapat bekas cet bak Kendaraan diduga truk pada bagian depan kendaraan Luxio," tandasnya seperti diberitakan RMOLJabar. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya