Berita

Donal Fariz

Hukum

ICW: Aneh, Pencuri Dihajar Massa Tapi Kalau Koruptor Didiamkan

SABTU, 29 APRIL 2017 | 12:12 WIB | LAPORAN:

Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz merasa aneh dengan sikap masyarakat terkait korupsi di Indonesia. Apalagi dengan kasus korupsi proyek pengadaan E-KTP yang telah disidangkan belakangan ini.

Menurutnya, masyarakat sangat geram dengan adanya kasus tersebut. Namun langkah untuk melakukan perlawanan kolektif seperti yang terjadi dalam mengawal kasus penistaan agama tidak terjadi. Padahal, masyarakat sudah dibohongi oleh pihak-pihak yang disebutkan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam surat dakwaan mantan pejabat Kementeri dalam negeri, Irman dan Sugiharto.

"Masyarakat tahu korupsi, tetapi hanya marah didepan televisi dan tidak melakukan perlawanan kolektif. Sekarang kaum urban nambah, marahnya di medos saja," ungkap Donal dalam diskusi bertajuk 'DPR Mengangket' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (29/4).


Donal memberikan contoh nyata bahwa masyarakat tidak melakukan perlawanan kolektif terhadap kepala desa yang kedapatan mengkorup beras miskin dari Bulog. Menurutnya, hingga saat ini belum pernah ada pemberitaan mengenai kepala desa meninggal dikeroyok massa karena kedapatan korupsi beras jatah orang miskin. Namun pemberitaan mengenai copet yang dikeroyok oleh massa hingga meninggal beberapa kali diberitakan.

"Kalau kita lihat inikan, dua hal yang berbeda. Kalau copet itukan yang hilang uang satu orang, tetapi satu bus orang marah. Giliran korupsi, yang dikorupsi betapa banyak hak orang miskin, jatahnya tidak diterima, tetapi orang tidak melakukan apapun," cetusnya.

Lebih parahnya lagi, masih kata Donal, masih ada saja masyarakat memilih narapidana korupsi yang mencalonkan menjadi kepala daerah. Bahkan didaerah Bekasi, tempat dirinya berdomisili, masih ada saja narapidana korupsi yang mencoba-coba mencalonkan lagi sebagai kepala daerah. Padahal, hak politik bakal calon kepala daerah itu sudah dicabut selama lima tahun oleh pengadilan.

Donal menyebut bakal calon kepala daerah yang ingin coba-coba mencalonkan kembali itu adalah mantan Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad, narapidana kasus korupsi yang telah menghirup udara bebas setelah enam tahun dipenjara.

"Jadi banyak juga daerah-daerah yang kepala daerahnya mantan terpidana kasus korupsi korupsi, mencalonkan diri dan terpilih lagi. Ada saja pemilihnya," ujar Donal. [zul]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya