Berita

Trump dan Pangeran Arab Mohammed bin Salman/Press TV

Dunia

AS Kehilangan Sejumlah Uang Untuk Bela Arab Saudi

JUMAT, 28 APRIL 2017 | 19:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik Arab Saudi karena tidak membayar bagiannya yang adil sebagai imbalan atas payung keamanan AS.

"Terus terang, Arab Saudi tidak memperlakukan kami dengan adil, karena kami kehilangan sejumlah besar uang untuk membela Arab Saudi," kata Trump dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Reuters pekan ini.

Kritik Trump terhadap Arab Saudi seolah mengembalikan retorika kampanyenya 2016 lalu di mana dia mempertanyakan sifat perlindungan hubungan AS dengan kerajaan kaya minyak tersebut.


"Kami mengurus Arab Saudi, tidak ada yang akan mengacaukan Arab Saudi karena kami mengawasi mereka," kata Trump dalam sebuah demonstrasi di Wisconsin setahun yang lalu.

"Mereka tidak membayar harga yang pantas," tambahnya.

Trump bahkan pernah menyarankan agar Washington mempertimbangkan untuk membongkar Riyadh karena AS semakin mengurangi ketergantungannya pada minyak luar negeri.

Namun, Trump melunakkan retorika setelah dia mulai menjabat pada bulan Januari.

Presiden tersebut menerima pangeran mahkota wakil presiden Arab Saudi Mohammed bin Salman di Gedung Putih bulan lalu, sebuah pertemuan yang dipuji sebagai "titik balik historis" dalam hubungan AS-Saudi oleh beberapa pengamat.

Pertemuan tersebut tampaknya memberi sinyal kesepakatan mengenai banyak isu termasuk pandangan bahwa Iran adalah ancaman keamanan regional.

Arab Saudi melihat Trump sebagai presiden yang akan mengembalikan peran Washington sebagai mitra strategis utamanya, setelah hubungan mencapai titik terendah di bawah mantan Presiden Barack Obama atas sebuah kesepakatan nuklir dengan Iran. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya