Berita

Alexander Novak/Press TV

Dunia

Demi Topang Harga, Rusia Mulai Turunkan Produksi Minyak Mentah

JUMAT, 28 APRIL 2017 | 18:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia memangkas produksi minyak mentahnya hingga sekitar 300.000 barel per hari (bph) sebagai bagian dari kesepakatan dengan produsen minyak dunia untuk menopang harga global.

Pengumuman tersebut dibuat oleh Menteri Energi Rusia Alexander Novak (Jumat, 28/4).

Seperti dimuat Press TV, Novak menjelaskan bahwa produksi minyak negara tersebut dalam catatan terbaru yang telah didaftarkan pada hari Kamis lebih rendah dari tingkat produksi umum sebesar 298.000 bph.


"Sampai kemarin, sekitar 298.000 barel (per hari)," kata Novak.

Pengumuman ini mengikuti laporan sebelumnya oleh media Kuwait bahwa kesepakatan penting oleh produsen untuk mengurangi output mereka akan diperpanjang saat mereka bertemu lagi bulan depan.

Laporan mengutip pejabat dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang mengatakan bahwa sebuah konsensus telah dibuat antara produsen OPEC dan non-OPEC untuk memperpanjang pemotongan enam bulan lagi.

Berdasarkan sebuah rencana yang diajukan oleh Arab Saudi tahun lalu, produsen OPEC dalam sebuah pertemuan di Wina pada bulan Desember 2016 sepakat untuk memangkas produksi sebesar 1,2 juta barel per hari selama enam bulan mulai dari bulan Januari 2017 dalam upaya untuk menopang harga.

Beberapa produsen non-OPEC, yang dipimpin oleh Rusia, bergabung pada bulan Desember dengan melakukan pemotongan produksi sebesar 558.000 bph.

Perjanjian tersebut membebaskan anggota kunci Iran dari rencana tersebut, yang memungkinkannya untuk meningkatkan produksinya hingga 90.000 bph untuk mencapai tingkat pra-sanksi sekitar 4 juta bph.

Nigeria dan Libya juga dikecualikan dari rencana pemotongan hasil karena konflik internal yang telah menurunkan produksi minyak mentah mereka. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya