ASEAN prihatin dengan situasi di Korea Utara saat ini.
"ASEAN mengungkapkan keprihatinannya yang besar akan eskalasi ketegangan di Semenanjung Korea, termasuk dua uji coba nuklir kedua Korea Utara pada tahun 2016 dan peluncuran rudal balistik berikutnya," begitu bunyi pernyataan bersama yang dibuat oleh Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), Jumat (28/4).
"ASEAN sadar bahwa ketidakstabilan di semenanjung Korea berdampak serius pada wilayah dan sekitarnya," sambung pernyataan tersebut.
Para menteri luar negeri ASEAN sendiri tengah berkumpul di Manila untuk menghadiri KTT ASEAN ke-30.
Blok regional tersebut mendesak rezim Pyongyang untuk sepenuhnya mematuhi kewajibannya yang timbul dari semua resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang relevan dan undang-undang internasional untuk kepentingan menjaga perdamaian dan keamanan internasional.
Dalam pernyataan tersebut juga ASEAN meminta semua pihak untuk menahan diri untuk tidak memperburuk situasi.
Para menteri luar negeri mengulangi dukungan ASEAN untuk denuklirisasi semenanjung Korea dan menyerukan dimulainya kembali dialog di semenanjung Korea untuk meredakan ketegangan dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi perdamaian dan stabilitas.
[mel]