Berita

Penangkapan di Turki/BBC

Dunia

Turki Tangguhkan 9.000 Polisi Terkait Hubungan Dengan Fethullah Gulen

KAMIS, 27 APRIL 2017 | 19:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kepolisian Turki menangguhkan lebih dari 9.000 petugasnya terkait dugaan hubungan dengan ulama ternama Fethullah Gulen yang saat ini tinggal di Amerika Serikat.

Otoritas Turki mengklaim bahwa tindakan tersebut diambil atas dasar keamanan nasional.

Presiden Tayyip Erdogan menuduh Gulen menghasut sebuah kudeta yang gagal terhadapnya pada Juli lalu. Gulen membantah tuduhan tersebut.


Sebelumnya, pihak berwenang menahan lebih dari 1.000 orang dalam operasi terbaru melawan pendukung Gulen sepanjang Rabu kemarin (26/4).

Operasi besar itu merupakan yang terbesar yang dilakukan di Turki dalam beberapa bulan terakhir.

Selain 1.009 yang ditahan pada hari Rabu, surat perintah penangkapan dikeluarkan untuk 3.224 orang lainnya, sebagai bagian dari operasi polisi di 81 provinsi di Turki.

Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu mengatakan bahwa penggerebekan tersebut menargetkan sebuah jaringan Gulenist yang menyusup ke kepolisian yang disebut 'imam rahasia".

Diketahui bahwa pasca kudeta gagal 15 juli lalu, setidaknya telah ada 40 ribu orang diamankan dan 1.200 lainnya dipecat atau ditangguhkan. Termasuk di antara mereka adalah tentara, polisi, guru, dan PNS. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya