Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

Identitas Penusuk Anggota Paspampres Sudah Di Tangan Polisi

KAMIS, 27 APRIL 2017 | 10:34 WIB | LAPORAN:

Identitas tiga orang tak dikenal (OTD) yang diduga pelaku penusukan terhadap dua anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), telah dikantongi polisi.

Hal itu didapat melalui informasi teman pelaku yang telah dimintai keterangan sebagai salah satu saksi dalam insiden tersebut.

"Kita sudah meminta keterangan dari teman pelaku. Nanti kita tunggu saja, bagaimana pelaku kita tangkap dan kita tangani," ujar Kabid Humas PMJ Komisaris Besar Argo Yuwono di kantornya, Kamis (27/4).


Seperti diketahui, insiden tersebut terjadi lantaran adanya adu mulut antara korban dengan pelaku di Jalan Kesehatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (24/4) malam.

Saat itu, anggota Paspampres Prajurit Satu Pasaribu bermaksud melerai cekcok yang terjadi antara beberapa orang.

Alih-alih didengar, anggota Paspampres yang bermaksud melerai malah mendapatkan tusukan dari ketiga pelaku.

Tak berselang lama, Prajurit Dua Fatah Kudus melintasi TKP dan bermaksud menolong. Nahas, Fatah pun malah ikut jadi korban penusukan.

"Paspamres mau melerai di situ. Tapi karena mungkin sendirian, kemudian pelaku cekcoknya banyak, tiga orang lebih sehingga yang tentara sendiri ini terluka," terang Argo.

Akibatnya, Pasaribu mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kanan dan kiri. Sedangkan Fatah Kudus mengalami pendarahan di bagian mulut dan luka tusuk di bagian punggung sebanyak lima tusukan.

Keduanya masih menjalani perawatan medis di RSPAD Gatot Soebroto. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya