Berita

Pertahanan

Lokasi Sekitar Tempat Tinggal Novel Telah Digambar Pelaku

KAMIS, 27 APRIL 2017 | 06:50 WIB | LAPORAN:

Insiden penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, diduga sudah direncanakan lama. Bahkan, pelaku dinilai sudah menggambarkan Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebelum mengeksekusi Novel.

Hal ini terungkap dari rekaman CCTV yang memperlihatkan gerak-gerik pelaku yang beraksi cukup cepat.

"Jadi, memang (TKP) sudah lama digambar pelaku. Mulai dari kebiasaan korban dan kegiatan sehari-harinya," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan dikantornya, Rabu (26/4).


Menurut Kapolda yang akrab disapa Iwan Bule itu, pihaknya kemarin sempat mengamankan dua orang. Namun ternyata mereka adalah informan dari Subdit Ranmor. Apalagi, ada informasi terkait keduanya yang tidak sengaja terfoto oleh warga.

"Kita dapat foto (saksi) itu sudah lama. Tapi tidak ada kaitannya," terang alumni Akpol 1984 itu.

Selain itu, pihak kepolisian juga sedang bekerja keras mencari tahu lokasi pembelian H2SO4 (Asam Sulfat) yang digunakan untuk mengeksekusi Novel.

Namun, menurut Iwan Bule, pihaknya kesulitan melacak lokasi toko yang cukup banyak menjual H2SO4 di Jakarta. Sehingga, pihaknya akan melakukan kroscek secara mendetail.

"Kasus ini telah menjadi prioritas utama. Kita (polisi) akan segera mengungkap kasusnya," pungkas mantan Kadiv Propam tersebut. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya