Berita

Suriah/Net

Dunia

AS Bekukan Aset 271 Karyawan Pusat Penelitian Suriah

SELASA, 25 APRIL 2017 | 16:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat membekukan ratusan aset warga Suriah di negeri Paman Sam sebagai bentuk tanggapan atas dugaan penggunaan senjata kimia dalam serangan di Khan Sheikhoun Suriah awal bulan ini.

Dalam sebuah pernyataan awal pekan ini, Departemen Pembendaharaan Amerika Serikat mengatakan bahwa aset 271 karyawan di Scientific Studies and Research Center (SSRC) Suriah yang merupakan bagian dari lembaga pemerintah Suriah di AS dibekukan.

Langkah itu diambil karena mereka dinilai telah bertanggung jawab untuk mengembangkan dan memproduksi senjata non-konvensional di Suriah.


Sanksi tersebut juga mencakup larangan bagi warga AS untuk melakukan hubungan dengan mereka.

Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan bahwa sanksi penyanderaan ini menargetkan pusat dukungan ilmiah untuk serangan senjata kimia pemerintah Suriah.

"Amerika Serikat mengirimkan sebuah pesan yang kuat dengan tindakan ini bahwa kita akan menahan seluruh rezim Assad untuk bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia yang mencolok ini untuk mencegah penyebaran jenis senjata kimia barbar ini," jelasnya seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya