Berita

Pertahanan

Bakamla Evakuasi Korban Tenggelam

SENIN, 24 APRIL 2017 | 22:22 WIB | LAPORAN:

RMOL. Personel Pangkalan Armada Kamla Manado Bakamla RI dan anggota Polsek Likupang dibantu masyarakat setempat melakukan evakuasi terhadap korban tenggelam di Laut Sulawesi.

Menurut Kasubbag Humas Bakamla RI, Kapten Marinir Mardiono, evakuasi dilakukan setelah armada Kamla Manado mendapatkan laporan dari nelayan tentang adanya kejadian orang tenggelam.

"Kepala Pangkalan Manado langsung berkoordinasi dengan Kanit Intel Polsek Likupang, dan selanjutnya dibantu oleh masyarakat Serei segera melakukan pencarian korban tenggelam," kata dia dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Senin malam (24/4).


Mardiono melanjutkan, Kepala Tim Evakuasi Pangkalan Armada Kamla Manado Bakamla RI Rony Hermawan dibantu dua personel Efriandi C. Kaaro dan Sony Kaumbur akhirnya menemukan korban dengan nama Dan Kristofel Huniang, usia 22 tahun beralamat Kampung Biau Seha Kecamatan Siau Timur.

"Disinyalir korban bunuh diri dengan melompat dari Kapal Ekspres Siau-Manado. Dugaan ini berdasarkan keterangan orang tua korban yang menyatakan bahwa korban mengalami despresi dan sudah pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan menggorok lehernya sendiri namun gagal karena diketahui orang tuanya. Korban juga dinyatakan hilang sejak tiga hari lalu, dan pihak keluarga berharap anaknya dapat ditemukan," jelasnya.

Mardiono menambahkan, berdasarkan keterangan para saksi, maka dilakukan proses pencarian di perairan antara Pulau Talise dan Pulau Lihaga. Proses penyisiran dilakukan Tim Evakuasi dibantu masyarakat sekitar lokasi dengan menggunakan longboat dan bantuan cahaya karena dilakukan saat malam.

"Pencarian berjalan dengan baik karena cuaca yang mendukung. Korban akhirnya dapat ditemukan pada pukul 22.00 WITA dan selanjutnya diserahkan ke Polsek Likupang untuk proses lebih lanjut," tandasnya. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya