Berita

Dunia

Armenia Peringati 102 Tahun "Genosida"

SENIN, 24 APRIL 2017 | 19:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ribuan orang telah turun ke jalan-jalan di ibukota Armenia, Yerevan, untuk memperingati 102 tahun pembantaian ribuan orang Armenia oleh orang Turki Utsmani.

Demonstran dari seluruh Armenia berbondong-bondong datang ke Yerevan untuk ambil bagian dalam demonstrasi yang digelar akhir pekan kemarin.

Mereka mengadakan prosesi senter untuk mengenang orang-orang Armenia yang terbunuh dalam insiden yang terjadi sejak Perang Dunia I.


"Kami ingin seluruh dunia dan semua negara mengakui genosida orang-orang Armenia," kata seorang demonstran di rapat umum tersebut.

24 April menandai tanggal ketika ratusan orang Armenia ditangkap di ibukota Konstantinopel pada tahun 1915 karena diduga berkolaborasi dengan musuh-musuh orang Turki. Sebuah proses pembunuhan massal kemudian dimulai.

Para demonstran di Yerevan membakar bendera Turki tersebut sebagai protes terhadap peran Turki Ottoman dalam insiden tersebut.

Aksi semacam ini telah diadakan oleh orang-orang Armenia sejak tahun 1920an.

Peristiwa tersebut sering memicu ketegangan politik antara Armenia dan Turki, yang dengan keras menentang deskripsi pembantaian tersebut sebagai "genosida."

Dua tahun yang lalu, Presiden Armenia Serzh Sargsyan meminta pihak berwenang Turki untuk mengakui insiden tersebut. Turki menolak permintaan tersebut.

Armenia mengklaim bahwa ada hingga 1,5 juta orang terbunuh pada saat itu, dan menuntut agar kejadian tersebut dicatat dalam buku dan dokumen sebagai "genosida." [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya