Berita

Ilustrasi/BBC

Dunia

Video Penembakan Tahanan Tak Bersenjata Di Sinai Viral, Kelompok HAM Geram

SABTU, 22 APRIL 2017 | 15:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah video yang viral di media sosial menjadi sorotan karena menunjukkan tentara Mesir menembak mati tahanan tak bersenjata di wilayah utara Sinai. di mana militer melakukan serangan anti-teror.

Rekaman video itu belum terverifikasi. Namun dalam rekaman menunjukkan perwira militer mengatur ulang adegan tersebut untuk membuatnya tampak seolah-olah seperti sebuah pertempuran senjata. Tentara itu pun kemudian menempatkan senjatanya di samping mayat setelah membunuhnya.

Sebuah situs berita pro-pemerintah mengatakan bahwa video itu adalah rekayasa. Sejauh ini juga belum ada komentar dari militer Mesir.


Namun kelompok hak asasi manusia Amnesty International mengatakan telah menganalisis rekaman tersebut dan menilai bahwa video itu menunjukkan pembunuhan berdarah dingin yang harus segera diselidiki oleh pihak berwenang Mesir.

Video yang baru viral pekan ini menunjukkan dua tahanan ditembak pada jarak dekat oleh tentara Mesir.

Seorang pria muda, yang tampaknya tidak bersenjata, ditutup matanya dan diinterogasi sebentar sebelum akhirnya ditembak mati.

Untuk diketahui bahwa pasukan Mesir telah bertahun-tahun melakukan serangan terhadap militan Islam di semenanjung Sinai utara, di mana afiliasi dari apa yang disebut ISIS memiliki pergerakan di sana.

Namun, Najia Bounaim, direktur kampanye Amnesty International untuk Afrika Utara, mengatakan bahwa ada juga "pola yang mengganggu" dari eksekusi di luar hukum yang ekstrem di lapangan.

Organisasi tersebut juga menyerukan penyelidikan atas kematian enam orang, yang diduga dibunuh dalam tahanan polisi di Sinai Utara pada bulan Januari lalu. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya