Berita

Foto: RMOL

Dunia

Dubes An Kwang Il Tidak Punya Alasan Bertemu Wapres Mike Pence

JUMAT, 21 APRIL 2017 | 00:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence sedang berkunjung ke Jakarta. Orang terkuat kedua di Amerika Serikat itu tiba di Jakarta, Rabu tengah malam (19/4).

Kamis pagi dan siang (20/4), Mike Pence menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, diikuti dengan kegiatan di Masjid Istiqlal.

Di saat hampir bersamaan, Dutabesar Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara, An Kwang Il, menggelar jumpa pers di Kedubes Korut di Jalan Teluk Betung, Jakarta. Jumpa pers dipandu Sekjen Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea Utara, Teguh Santosa.


Dalam jumpa pers, seorang wartawan bertanya apakah Dubes An mengetahui kehadiran Wapres AS Mike Pence, dan apakah ada rencana pertemuan dengannya?

Dubes An mengatakan dirinya mengetahui kedatangan Mike Pence. Tetapi soal agenda pertemuan, dia menggelengkan kepala.

Dubes An menjelaskan bahwa sebelum dilantik, Presiden AS Donald Trump pernah mengatakan akan berdialog langsung dengan pihak Korea Utara untuk meredakan ketegangan di antara kedua negara.

“Tetapi setelah dilantik, dia mengintensifkan tekanan terhadap RRDK. Mereka menggelar latihan perang melawan pemimpin kami,” ujar Dubes An.

“Kini rakyat kami sedang bersiaga untuk menghadapi kemungkinan serangan,” sambungnya.

Masih kata Dubes An, yang dibutuhkan oleh kawasan Asia Timur dan khususnya Semenanjung Korea adalah peredaan ketegangan.

Sementara krisis yang sedang terjadi dipicu oleh kebijakan luar negeri AS yang selalu memusuhi Korea Utara.

Dengan demikian, tidak ada alasan yang cukup bagi pejabat Korea Utara untuk bertemu dengan pejabat AS. Dalam hal ini, tidak ada alasan bagi Dubes An untuk bertemu dengan Wapres Mike Pence. [dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya