Berita

Retno Listyarti /net

Politik

Guru Yang Pernah Dipecat Ahok Percaya Anies Akan Lebih Merangkul

KAMIS, 20 APRIL 2017 | 16:54 WIB | LAPORAN:

Nama Retno Listyarti tidak asing bagi sebagian warga DKI Jakarta. Dia adalah eks kepala sekolah SMAN 3 Jakarta yang dulu dipecat Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) karena meninggalkan sekolah saat Ujian Nasional berlangsung.

Retno menjadi sorotan media massa dan dikenal publik luas karena berani menantang Ahok di jalur hukum. Retno menggugat kebijakan Pemprov DKI yang memecatnya, sampai akhirnya menang di tingkat kasasi Mahkamah Agung.

Kini, Jakarta akan dipimpin oleh Gubernur baru hasil Pilkada 2017. Meski mengaku bukan pendukung Anies Baswedan karena statusnya sebagai pegawai negeri sipil, Retno mengaku berharap banyak pada mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.


"Kepada Gubernur baru, saya ucapkan selamat bertugas dan perlu ditagih janji politiknya. Salah satunya Pak Anies konsentrasi pada pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia," kata Retno saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Kamis (20/4).

Retno yang kini menjabat sebagai Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mengenal profil Anies ketika mantan Rektor Paramadina itu menjabat Mendikbud. Kala itu, Retno sangat mengapresiasi Anies yang mau bermitra dengan FSGI. Padahal sebelumnya pemerintah hanya mengakui PGRI sebagai satu-satunya organisasi guru di Indonesia.

Ia juga menganggap Anies sangat terbuka dan mau mendengarkan serta merangkul semua organisasi profesi guru.

"Beliau adil terhadap semua organisasi guru. Kami berharap bisa bersinergi untuk membangun pendidikan di DKI. Kami berharap banyak pada Pak Anies agar DKI menjadi barometer pendidikan nasional," tambah Retno.

Retno juga yakin, guru-guru di DKI tidak akan takut lagi menyampaikan pendapat karena pemerintahan Anies akan berlangsung demokratis dan merangkul semua organisasi guru.

"Dia merangkul semua, mengakui semua, itu catatan penting bagi kami di FSGI. Saya yakin, semua guru akan dilindungi Pak Anies dalam hak berorganisasi," demikian Retno. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya