Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Studi: Eksploitasi Seksual Pengungsi Anak Tanpa Pendamping Mengkhawatirkan

RABU, 19 APRIL 2017 | 12:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengungsi anak tanpa pendamping di Yunani yang putus asa untuk mencapai Inggris dan bagian lain dari Eropa dipaksa untuk menjual diri untuk membayar penyelundup demi membantu perjalanan mereka.

Kasus semacam itu ditemukan oleh para peneliti dari Harvard University.

Penelitian yang dituangkan dalam sebuah laporan Dr Vasileia Digidiki dan Prof Jacqueline Bhabha dari pusat universitas untuk hak-hak kesehatan dan manusia itu mengungkapkan bahwa eksploitasi seksual dan penyalahgunaan anak-anak migran di Yunani tumbuh pesat.


Laporan itu mengatakan banyak pengungsi anak dari wilayah konflik termasuk Suriah, Afghanistan dan Pakistan berusaha untuk membuat perjalanan mereka di seluruh Eropa dan kemudian terdampar di Yunani. Anak-anak tanpa pendamping kerap menjadi sasaran empuk eksploitasi.

Mereka dipaksa membayar biaya yang dikenakan oleh penyelundup untuk memindahkan mereka dari Yunani ke Inggris atau bagian lain dari Eropa.

Akibatnya beberapa anak yang beralih ke menjual tubuh mereka untuk melakukan hubungan seksual untuk mendanai perjalanan mereka.

"Ini situasi darurat, kita tidak bisa lagi duduk diam sementara anak-anak migran disiksa dan dipaksa untuk menjual tubuh mereka di siang hari dan depan mata di jantung kota Athena hanya untuk bertahan hidup," begitu bunyi laporan tersebut.

“Ini adalah tanggung jawab kita sebagai manusia dan segera mengambil tindakan pada setiap tingkat untuk mengakhiri pelanggaran paling keji dari martabat dan hak asasi manusia ini," tambah laporan tersebut.

Laporan ini menemukan bahwa harga rata-rata transaksi seksual dengan seorang anak adalah 15 euro. Mayoritas pelanggan adalah laki-laki yang berusia 35 tahun dan lebih.

Penyelundup sering membebankan biaya ribuan euro untuk memindahkan orang di seluruh Eropa dan meskipun menjual seks banyak anak-anak menemukan bahwa biaya yang dikenakan oleh penyelundup masih di luar jangkauan mereka.

Menurut lembaga perlindungan anak Yunani pada tahun 2016, mereka menerima arahan untuk 5.174 anak-anak migran tanpa pendamping. Namun hingga akhir Desember 2016 hanya 191 dari mereka telah dipindahkan ke negara-negara Eropa lainnya.

“Apa yang angka-angka ini garisbawahi adalah keengganan banyak negara Eropa untuk memberikan anak-anak pengungsi dengan rumah yang aman dan permanen,” masih kata laporan yang sama seperti dimuat Press TV.

Sementara laporan menemukan bahwa otoritas Yunani telah membuat beberapa ketentuan yang tepat untuk anak-anak migran di kamp-kamp khusus dan pusat-pusat penampungan.

Laporan itu menyerukan untuk mengakhiri penahanan migran anak di Yunani, tempat penampungan yang lebih khusus untuk anak-anak yang telah disalahgunakan, sistem perwalian hukum ditingkatkan, pengumpulan data yang lebih baik berkaitan dengan pengungsi anak, penerjemah independen dan wilayah yang terpisah di kamp-kamp pengungsi untuk anak-anak dan keluarga. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya