Berita

Donald Trump/Net

Dunia

AS Tinjau Ulang Kesepakatan Nuklir Iran

RABU, 19 APRIL 2017 | 11:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan peninjauan antar-lembaga soal apakah pencabutan sanksi terhadap Iran di bawah kesepakatan nuklir 2015 sesuai dengan kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat atau tidak.

Begitu kata Menteri Luar Negeri Rex Tillerson dalam sebuah pernyataan (Selasa, 18/4).

Ia menjelaskan bahwa Iran tetap sesuai dengan komitmennya berdasarkan kesepakatan untuk mengekang program nuklirnya tetapi ada kekhawatiran tentang perannya sebagai negara sponsor terorisme.


"Presiden Donald J. Trump telah mengarahkan review antar pimpinan Dewan Keamanan Nasional Komprehensif Rencana Bersama Aksi yang akan mengevaluasi apakah penangguhan sanksi yang terkait dengan Iran sesuai dengan JCPOA sangat penting untuk kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat," kata Tillerson.

"Iran tetap menjadi negara sponsor utama teror, melalui banyak platform dan metode," tambahnya.

Diketahui bahwa kesepakatan antara Iran dan enam negara besar membatasi program nuklir Teheran dalam pertukaran untuk pencabutan sanksi ekonomi internasional terhadap Republik Islam dijalin pada tahun 2015 lalu.

Trump menyebut kesepakatan itu adalah "kesepakatan terburuk yang pernah dinegosiasikan". [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya