Berita

Foto/RMOL

Pertahanan

Kapolri Minta Polisi Arab Jamin Keamanan TKI

SELASA, 18 APRIL 2017 | 14:45 WIB | LAPORAN:

. Banyaknya kekerasan yang dialami Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi menjadi atensi Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Tito pun langsung menyampaikan hal itu kepada Kepala Kepolisian Arab Saudi Commisaris General Othman bin Naseer Al Mehrej yang secara khusus menemuinya, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (18/4).

"Sekaligus perlindungan dan pengamanan warga negara Indonesia (WNI). Termasuk, pengamanan jemaah haji, umrah dan TKI," kata Tito di depan Othman dan jajaran yang disertakannya dalam kunjungan tersebut.


Mendengar hal itu, Othman pun menanggapinya dengan positif. Menurut Othman, setiap WNI di Saudi menjadi perhatian Raja Salman dan putra mahkotanya. Mengingat, WNI dinilai memiliki akhlak yang baik.

"Mereka (WNI) ada di hati kami, yang mulia Raja Salman dan putra mahkotanya. WNI merupakan ekspat yang punya akhlak baik. Tidak ada kasus pidana yang menonjol. Kita perlu apresiasi. Sebagaimana, perlakuan orang Suadi di Indonesia. Kita apresiasi jamaah haji Indonesia yang datang, telah disiplin, teratur tertib. Itu perlu disyukuri," paparnya.

Seperti diketahui, pihak kepolisian Arab Saudi kembali menemui Tito guna menindaklanjut nota kesepahaman (MoU) Polri dengan kepolisian Arab, 28 Februari lalu.

Salah satu butir dalam MoU sebelumnya, Polri dan Kepolisian Arab Saudi berkomitmen memerangi kejahatan lintas negara (Combating Transnational Crimes). Termasuk, kesepakatan memerangi kejahatan narkoba dan terorisme, hingga meminimalisir dampak konflik di Timur Tengah. Khususnya, di Iraq dan Suriah.

Dal waktu dekat, kedua pihak akan merealisasikan MoU yang telah disepakati. Sehingga, dapat bermanfaat bagi kedua negara. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya