Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

PILKADA JAKARTA

62 Ribu Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Pilkada, Termasuk Pasukan Cadangan

SELASA, 18 APRIL 2017 | 13:53 WIB | LAPORAN:

. Sebanyak 62 ribu personel gabungan Polri dan TNI disiagakan untuk mengamankan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017, Rabu besok (19/4). Rinciannya, 20 ribu anggota Polri, 15 ribu anggota TNI, dan 26 ribu anggota Linmas.

"Kondisi pengamanan lebih kondusif dan kita tingkatkan dibandingkan putaran pertama lalu. Totalnya ada 62 ribu personel gabungan dari TNI, Polri dan Linmas," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Ecopark Ancol, Jakarta Utara, Selasa (18/4).

Dari total 62 ribu personel itu, 34 ribu diantaranya akan dikerahkan untuk mengamankan tempat pemungutan suara (TPS). Masing-masing terdiri dari 17 ribu anggota TNI dan 17 ribu anggota Polri.


Selain itu, disiagakan juga pasukan cadangan sebanyak 10 personel di bawah instruksi langsung Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan dan Pangdam Jaya Mayor Jenderal Jaswandi.

"Ada 10 ribu personel cadangan, 1.000 personel ada di bawah instruksi kendali Kapolda dan Pangdam. Ada juga yang di bawah kendali Kapolri dan Panglima TNI," tegas mantan Kadensus 88 Antiteror.

Sebelumnya, Tito juga telah menginstruksikan Kapolda jajarannya agar memaklumat mobilisasi massa dari luar Jakarta. Jika terjadi mobilisasi massa, pihaknya akan melakukan diskresi kepolisian.

Selain Tito, ikut hadir dalam apel pembekalan personel TNI-Polri itu, Menko Polhukam Wiranto, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolda Metro dan Pangdam Jaya. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya