Berita

Wiranto, Gatot Nurmantyo, dan Tito Karnavian/RMOL

Pertahanan

Polri Siapkan Diskresi Jika Ada Mobilisasi Massa Dari Luar Jakarta

SELASA, 18 APRIL 2017 | 10:49 WIB | LAPORAN:

Mobilisasi massa dari luar Ibukota, diprediksi akan membanjiri Jakarta saat pemungutan suara Pilkada DkI putaran dua.

Hal itu menjadi atensi Kapolri Jenderal Tito Karnavian karena tidak diperkenankan.

"Kalau memang (kedatangan massa) itu ditujukan untuk kepentingan politik DKI Jakarta, maka kita melakukan larangan. Apalagi sampai ke TPS berbondong-bondong," tegas Tito saat menghadiri acara pembekalan pers TNI-Polri di Econvention Ancol, Jakarta Utara, Selasa (18/4) pagi.


Menurut alumni Akpol 1987 itu, telah diinstruksikan kepada seluruh kapolda untuk mengawasi potensi mobilisasi massa dimaksud. Bahkan, Tito menambahkan, pihaknya tidak segan-segan untuk melakulan diskresi (tindakan) sesuai SOP Polri.

"Kapolda Metro dan seluruh Kapolda lain di Jawa dan Sumatera sudah mengeluarkan maklumat untuk melakukan larangan dengan dasar diskresi," urai mantan Kadensus 88 Antiteror itu.

Diskresi kepolisian, terang Tito, merupakan kewenangan melekat kepada seluruh anggota kepolisian. Khususnya, untuk dapat menilai dan mengambil tindakan untuk kepentingan publik.

"Ini kita lakukan dalam rangka menjamin, ketentraman umum," papar eks Kepala BNPT itu.

Selain itu, jenderal kelahiran Palembang itu ikut mendoakan agar daerah yang masih menggelar Pilkada serentak putaran dua dapat berjalan aman dan damai.

"Mohon doa dari seluruh warga Indonesia, warga Jakarta khususnya. Mohon dukungan bersama-sama, agar Pemilunya dapat berjalan langsung dengan aman dan damai," demikian Tito.[wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya