Berita

Politik

PDIP: Ini Pilkada Rakyat, Bukan Pilkada Survei

SELASA, 18 APRIL 2017 | 09:51 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pesan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di masa tenang pilkada DKI berdasarkan bacaan aneka riset lembaga survei yang kemudian dijadikan klaim kemenangan salah arah. Selain itu, juga terlalu menyederhanakan ‘kebenaran suara rakyat’ dalam tampilan hasil survei yang sering diragukan akurasinya.
 
"Dalam psikologi politik, pidato singkat yang disampaikan oleh Pak Prabowo dalam akhir masa kampanye tersebut justru harus dibaca terbalik. Kubu Anies- Sandi menampilkan kekhawatiran atas trend elektabilitas yang terus menurun akibat kesalahan strategi kampanye yang menampilkan wajah politik yang berbeda dengan tradisi kebudayaan bangsa Indonesia yang dikenal toleran, welas asih, dan suka bermusyawarah," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 18/4).

Sementara di sisi tim kampanye Basuki-Djarot, sambungnya, sangat memahami kultur dan sosiologi politik Indonesia tersebut. Tim kampanye Basuki-Djarot tidak pernah memaksakan kehendak, lebih-lebih hanya menggunakan lembaga survei untuk klaim kemenangan sepihak.


"Kami tidak mau mengerdilkan suara rakyat yang dimanipulasi dengan klaim kemenangan yang seolah fantastis sebagaiman ditampilkan lembaga survei pimpinan Denny JA. Suara rakyat sangatlah sakral, karena menentukan nasib lebih dari 9.6 juta penduduk Jakarta. Ini adalah Pilkada rakyat, bukan pilkada survei," papar Hasto.
 
Dalam masa tenang ini, Hasto sangat menyayangkan pidato Prabowo Subianto yang sedang beredar videonya dimana isinya terkesan tendensius dan menyudutkan pasangan incumbent.
 
"Semua pihak sepakat bagaimana mewujudkan pilkada yang demokratis, yang dilaksanakan secara luber dan jurdil. Marilah kita wujudkan politik yang berkedaban dan kita kedepankan sikap kenegarawanan. Biarlah rakyat DKI yang menjadi hakim terbaik," tambahnya.
 
Menurut Hasto, momentum Pilkada 19 April 2017 seharusnya menjadi tampilan peradaban politik Indonesia yang lebih mengedepankan program dan gagasan yang visioner bertumpu pada solusi atas  persoalan fundamental masyarakat DKI Jakarta. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya