Berita

Politik

Djarot Serukan Perdamaian Dalam Jakarta Bersholawat

SABTU, 15 APRIL 2017 | 22:49 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Gema sholawat Nabi Muhammad SAW didengungkan kaum muslimin dan muslimat dari empat kecamatan se-Jakarta Utara bersama Habaib, Alim Ulama, dan tokoh masyarakat di Aula Serbaguna Jakarta Islamic Centre Semper, Jakarta Utara, Sabtu malam (15/4)

Acara yang bertema "Jakarta Bershalawat, Meneladani Kepemimpinan Rasulullah" ini dihadiri Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, KH Zuhri Ya'kub, Al Habib Huseib bin Musthafa al Bahar, termasuk Ketua Takmir Islamic Centre KH. Sodri HM. Setelah iringan sholawat, acara dibuka dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur,an.

Dalam sambutannya, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, Jakarta Bersholawat ini sudah dilaksanakan selama sebulan. Tujuannya adalah untuk menyejukkan dan mendamaikan Jakarta.


"Saya berterimakasih karena kita semua tak kenal lelah untuk bersholawat menebarkan Islam yang Rahmatan lil Alamiin. Islam yang toleran, Islam Nusantara yang benar-benar menghargai satu dengan yang lain. Mengajarkan berakhlak mulia akhlakul karimah," ujarnya.

Djarot juga bangga karena malam terakhir acara Jakarta Bersholawat digelar di Jakarta Islamic Center yang dulu dikenal sebagai Kramat Tunggak dan sekarang menjadi tempat penyebaran Islam yang rahmatan lil alamiin.

"Tapi masjid di Islamic Center ini belum ada namanya. Kami sedang mencari nama yang sesuai dengan nama dari tokoh ulama Betawi. Sama seperti masjid Raya di Daan Mogot Jakbar yang diberikan nama Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari pendiri Nahdlatul Ulama," imbuh Djarot.

Ditegaskan Djarot, malam acara Jakarta Bersholawat ini sangat istimewa karena inilah hari terakhir sebagai Calon Wakil Gubernur karena besok sudah aktif kembali sebagai Wakil Gubernur.

"Saya mohon doa restu biar kuat dan sehat selalu supaya bisa melayani seluruh warga Jakarta tanpa kecuali. Yang sakit kita harus layani dengan baik, yang tak mampu kita harus bantu. Supaya anak-anak sekolah dengan baik," ujarnya.

Sementara itu, KH Zuhri Ya'kub mengatakan ini adalah kali kelima ia mengisi acara Jakarta Bersholawat. Acara sholawatan ini menjadi penting karena situasi dan kondisi masyarakat Jakarta dalam proses demokrasi ini sungguh sangat memprihatinkan. Persaingan begitu keras bahkan di sana-sini terjadi intimidasi serta permusuhan.

"Kita ingin demokrasi yang sehat, aman, dan damai. Kita ingin situasi yang stabil sehingga memungkinkan kita melakukan pembangunan secara berkesinambungan bersama Ahok-Djarot," ujar KH Zuhri Ya'kub. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya