Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kekerasan Pecah Di Pusat Penahanan Manus

SABTU, 15 APRIL 2017 | 20:02 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kekerasan terjadi di sebuah pusat penahanan pencari suaka Australia di Papua Nugini (PNG). Sejumlah tembakan terpaksa dilepaskan ketika sejumlah orang setempat berusaha untuk masuk ke pusat penahanan.

Dikabarkan ABC News, tidak ada laporan cedera serius di pusat di pulau Manus.

Namun demikian, kasus kekerasan ini menambah tekanan pada pada Australia dari kelompok hak asasi dan PBB untuk menutupnya dan pusat penahanan lain di Nauru karena kondisi yang miskin dan kumuh.


Hal itu terjadi setelah sejumlah orang mencoba masuk ke fasilitas penahanan dan polisi melepaskan tembakan untuk membubarkan mereka.

Orang-orang datang kembali dengan senjata dan membalas tembakan hingga 100 kali.

Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan Australia mengkonfirmasi insiden itu.

"Ada insiden di RPC Manus semalam melibatkan warga dan personil militer PNG," kata departemen, mengacu pada apa yang disebut pusat pengolahan regional.

"Personil militer PNG melepaskan senjata ke udara saat kejadian. Peristiwa itu cepat diselesaikan," tambah pernyataan itu. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya