Berita

Momen saat bom dijatuhkan/BBC

Dunia

Komandan Militer AS: Serangan "Ibu Dari Segala Bom" Murni Demi Gempur ISIS

SABTU, 15 APRIL 2017 | 16:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Komandan tinggi Amerika Serkat di Afghanistan, Jenderal John Nicholson menekankan bahwa keputusan untuk menjatuhkan bom di negara itu murni didasarkan pada pertimbangan taktik untuk menggempur ISIS.

Ia menambahkan bahwa bom non-nuklir paling kuat yang pernah digunakan AS dalam perang itu merupakan senjata yang tepat untuk menargetkan kelompok militan ISIS di provinsi Nangarhar.

Ia mengklaim bahwa bom berhasil menghancurkan terowongan dan gua tempat persembunyian.


"Musuh telah membangun bunker, terowongan dan memperluas lahan tambang dan senjata ini digunakan untuk mengurangi hambatan sehingga kita bisa melanjutkan serangan ke Nangarhar," jelasnya seperti dimuat BBC akhir pekan ini.

Menurut keterangan resmi dari militer Afghanistan, serangan itu berhasil membunuh 36 orang militan.

Baik pihak Afghanistan maupun Amerika Serikat sama-sama mengkalim tidak ada warga sipil yang tewas dalam serangan.

Diketahui bahwa MOAB atau yang dikenal sebagai "ibu dari segala bom" dijatuhkan AS pada Kamis malam oleh MC-130 pesawat angkut. Bom jatuh di distrik Achin Nangarhar.
[mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya