Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Uang Tunai Bernilai 43 Juta Dolar AS Ditemukan Di Apartemen Mewah

JUMAT, 14 APRIL 2017 | 17:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Unit anti-korupsi Nigeria menemukan lebih dari 43 juta dolar AS uang tunai di sebuah apartemen kelas atas di Lagos pekan ini.

Uang itu ditemukan saat lembaga anti-korupsi tersebut menggerebek apartemen awal pekan ini setelah adanya petunjuk soal wanita yang berpakaian kumuh mengambil tas dan keluar dari apartemen.

Uang tunai yang ditemukan terdiri dari 23.200.000 naira dan 27.800 poundsterling tersusun rapi di dalam lemari yang tersembunyi di balik panel kayu dan lemari di kamar tidur. Jika ditotal dan dikonversikan, maka uang yang ditemukan itu setara dengan 43 juta dolar AS.


Diduga, uang tersebut merupakan hasil kegiatan yang melanggar hukum. Namun demikian sejauh ini belum ada satu pihak pun yang diamankan terkait hal ini.

Belum ada keterangan resmi soal siapa pemilik apartemen serta bagaimana uang sebesar itu bisa ada di apartemen tersebut.

Penemuan ini merupakan hasil dari kebijakan whistleblowing yang diluncurkan oleh pemerintah Nigeria akhir tahun lalu di mana whistlerblower bisa secara anonim memberikan informasi melalui portal aman.

Jika informasi itu mengarah pada pemulihan dana publik, maka sang whistlerblower berhak atas 2,5 persen hingga 5 persen dari dana yang dipulihkan. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya