Berita

Ilustrasi/Press TV

Dunia

WHO: Hampir 2 Miliar Orang Di Dunia Konsumsi Air Terkontaminasi Tinja

KAMIS, 13 APRIL 2017 | 17:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hampir dua miliar orang di dunia saat ini menggunakan air yang terkontaminasi dengan tinja.

Begitu kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam laporan terbarunya.

Dalam laporan tersebut, WHO menjelaskan bahwa setiap  tahunnya ada ratusan ribu orang yang tewas karena terpaksa meminum air yang terkontaminasi.


"Hari ini, hampir dua miliar orang menggunakan sumber air minum yang terkontaminasi dengan kotoran, menempatkan mereka pada risiko tertular kolera, disentri, tifus dan polio,” kata Maria Neira, kepala WHO departemen kesehatan masyarakat.

"Air minum yang terkontaminasi diperkirakan menyebabkan lebih dari 500.000 kematian karena diare setiap tahun dan merupakan faktor utama dalam beberapa penyakit tropis yang terabaikan, termasuk cacingan, schistosomiasis dan trachoma,” sambungnya.

Karena itulah WHO mendesak investiasi besar untuk membantu menyediakan akses universal terhadap air minum yang aman.

Pada 2015, Majelis Umum PBB mengadopsi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yakni serangkaian target aspiratif untuk memberantas kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan manusia, termasuk bersumpah untuk memastikan akses universal terhadap air yang aman dan terjangkau dan sanitasi pada tahun 2030.

Namun menurut laporan WHO terbaru, target tersebut masih belum bisa terealisasi. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya