Berita

Assad/Net

Dunia

Assad Tidak Cukup Gila Untuk Gunakan Senjata Kimia

KAMIS, 13 APRIL 2017 | 16:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Suriah Bashar Al Assad tidak cukup gila untuk melakukan serangan gas kimia ke warganya sendiri.

Begitu kata mantan anggota parlemen Inggris George Galloway.

Menulis untuk website "Westmonster", ia mengatakan bahwa gagasan yang menyebut bahwa Assad berada di balik serangan kimia baru-baru ini merupakan hal yang keliru.


"Presiden Suriah Assad tidak diragukan lagi, cukup buruk untuk melakukan segala cara untuk menyelamatkan rezimnya," tulis Galloway seperti dimuat Russia Today.

“Tapi dia tidak cukup gila untuk memulai serangan senjata kimia militer signifikan pada musuh yang sudah dipukuli dan membawa Amerika langsung ke perang melawan dia," sambungnya.

“Siapa pun yang mengatakan hal itu, entah bodoh atau bertujuan menipu," lanjutnya.

Galloway mendesak pembaca untuk melihat lebih jauh soal siapa yang akan memperoleh keuntungan dari serangan itu.

"Mengapa? Dan siapa yang diuntungkan? Tapi yang jelas tidak ada keuntungan bagi rezim Suriah. Bahwa ada setiap keuntungan dibayangkan untuk pemberontak yang dipimpin Al-Qaeda atau ISIS," tambahnya.

Galloway juga memperingatkan bahwa pers tidak memainkan peran cukup baik dalam insiden tersebut karena kerap kali mengandalkan sumber tidak resmi," tutupnya. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya