Berita

Politik

Fikom UMB-MataAir Foundation Teken MoU Pengembangan Pendidikan Vokasi

KAMIS, 13 APRIL 2017 | 12:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam rangkamelahirkan lulusan yang handal dan kompetitif di tengah tantangan industri yang kian kompleks dan dinamis,  Fakultas Komunikasi Universitas Mercu Buana (Fikom UMB) menyadari perlu adanya partner yang sesuai dan memang bergerak di social service.

Fikom UMB pun sudah melakukan uji coba dua kali dengan MataAir Foundation, dan keduanya sepakat untuk bekerja sama dalam pengembangan pendidikan vokasi dan soft skill bagi mahasiswa UMB. Kesepakatan ini diambil setelah melakukan simulasi kerjasama selama dua periode magang mahasiswa UMB di MataAir Foundation. Kedua belah pihak sepakat dengan hasil selama simulasi dengan berkembangnya anak-anak setelah selesai magang.

"Nota kesepakatan tersebut dituangkan dalam MoU yang ditandatangani kedua belah pihak," kata Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UMB, Agustina Zubair, Kamis (13/4).


Bagi UMB, kata Agustina, MataAir Foundation dapat menjawab kedua kebutuhan tersebut yaitu mengembangkan vokasi dan social awareness.

"MataAir Foundation bagi kami adalah  salah satu pihak yang tepat untuk menjawab keperluan kami, selain mengasah keilmuan vokasi anak-anak kami berharap juga dilibatkan dalam kegiatan sosial-pendidikan yang sudah ditekuni MataAir," tambahnya.

Menurut Agustina, ke depan Fikom UMB berkeinginan lebih agar mahasiswanya  tidak hanya mampu menjawab kebutuhan industri melainkan dapat memiliki kepekaan terhadap problem sosial (social awareness). Hal itu diimplementasikan dalam program Praktik Kerja Lapangan (Magang)  Bakti Untuk Negeri.
 
"Kami berharap mahasiswa dapat meningkatkan social awareness. Sehingga dapat menjadi bekal sekaligus nilai tambah  ketika benar-benar terjun di dunia industri” tuturnya.

CEO MataAir Foundation, Muhammad A Idris mmengatakan, konsep kersajama dengan UMB sangat strategis bagi kedua belah pihak untuk saling mendukung dan berkembang bersama.  Selain mengembangkan media kreatif-online bagi pelajar, mahasiswa  magang memilki kesempatan terlibat dalam kegiatan sosial; pendampingan pelajar dan santri.

"Selain itu kita lakukan pendampingan ke sekolah untuk pembuatan majalah dinding online. Kami melihat bukan pada support anak-anak magangnya, tapi kami meyakini jiwa anak muda yang terlibat tentunya lebih tajam dan dekat menangkap arah tren” tutur Muhammad A Idris. [ysa]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya