Berita

Politik

Ommy Komariah Sedih Ada Upaya Mematikan Pikiran Cak Nur

RABU, 12 APRIL 2017 | 20:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Pemikiran-pemikiran progresif Nurcholis Madjid atau yang dikenal Cak Nur seharusnya terus hidup dan dikaji meski Cak Nur sudah meninggal dunia.

Namun sayang sekali, yang terjadi saat ini justru ada upaya mematikan gagasan-gagasan Cak Nur. Bahkan upaya itu ada di dalam kampus Paramadina, yang didirikan oleh Cak Nur.

Demikian disampaikan istri Cak Nur, Ommy Komariah, saat menyampaikan sambutan dalam diskusi publik Merawat Pemikiran Guru-Guru Bangsa di Hotel Century, Jakarta, Rabu (12/4). Pembicara diskusi terdiri dari Yenny Wahid, M Sobary, Abdul Muthi dan Wahyuni Nafis.


Ommy merasa sedih sebab ada kelompok yang membawa Paramadina yang justru mematikan apa yang dibangun Cak Nur, yakni pemikiran Islam yang plural dan demokratis. Bahkan, belakangan oleh kelompok tersebut dilarang menggelar dialog tentang pemikiran Gus Dur, Buya Syafii Maarif, dan Cak Nur.

"Nama Paramadina ciptaan beliau dan kampus juga memakai nama Nurcholis Madjid supaya semua nilai yang disampaikan Cak Nur bisa diteruskan. Tapi saya menjadi sedih ketika sekarang justru diskusi tentang pemikiran beliau di Paramadina malah dilarang," ujarnya.

Sekarang ini, sambungnya, di Paramadina nilai demokrasi sudah tak ada lagi. Nilai keterbukaan sudah tak ada, apalagi nilai-nilai pluralisme sudah hilang sama sekali.

"Bahkan sekarang banyak mahasiswa Paramadina yang mengeluh, kok kini tidak ini dan tidak boleh itu. Ini kafir ini munafik dan seterusnya. Inilah yang membuat saya sedih," jelasnya.

Kendatin demikian, Ommy menyampaikan terimakasih karena semangat dari sebagian kalangan dan anak muda yang masih selalu bersemangat membangun dialog dan diskusi keIslaman.

"Meski sedih tapi di sisi lain saya juga bergembira karena semangat intelektual anak-anak muda masih terus berkobar meskipun hawa di luar sana sangat panas. Mudah-mudahan diskusi di sini kita bisa merembugkan apa pemikiran tiga tokoh bangsa, yakni Gus Dur, Cak Nur, dan Buya Syafii Maarif," tandasnya.

Moderator diskusi, Ahmad Gaus mengatakan, sebenarnya dialog tentang pemikiran tokoh bangsa ini adalah bagian dari keprihatinan lantaran akhir-akhir ini ada pihak yang mengembangkan suasana memanas dan mejurus pada perpecahan bangsa. Mereka suka mengancam dan mengkafirkan pihak lain padahal itu tidak pernah dilakukan para guru bangsa.

"Kita prihatin karena banyak pemikiran yang kemudian bersinggungan hingga saling menuduh bahkan mengkafirkan pada momen pilkada. Tujuannya politik," ujar Gaus. [ysa]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya