Berita

Nusantara

Seluruh Aset Cipta Karya Diserahkan Kepada Pemerintah Daerah

RABU, 12 APRIL 2017 | 17:58 WIB | LAPORAN:

Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Sri Hartoyo, baru saja menyerahkan aset Cipta Karya kepada pemerintah daerah senilai lebih dari Rp 700 miliar.

Setelah ini, Hartoyo mengatakan, Barang Milik Negara (BMN) tersebut berpindah tangan ke pemerintah daerah menjadi Barang Milik Daerah (BMD) dan pengelolaannya total di bawah tanggung jawab pemerintah daerah.

"Pihak satker di Cipta Karya akan segera menghapus (aset) dari BMN jadi BMD. Setelah perpindahan aset ini, maka seluruh tanggung jawab pengelola operasi, pemeliharaan, berada di Pemda," kata Hartoyo di Gedung Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (12/4).


Hal itu dilakukan agar pemerintah daerah memiliki keleluasaan untuk penganggaraan aset-aset yang dibangun oleh Cipta Karya.

Hartoyo menjelaskan, Cipta Karya membangun infrastruktur untuk kemudian diserahkan kepada pemerintah daerah setelah dilakukan uji coba pengelolaan. Namun, ada beberapa aset yang serah terimanya harus ditunda karena bersifat multi years atau tahun penganggaran jamak.

"Prinsipnya, seluruh barang yang dibangun Cipta Karya, setelah diuji coba, akan diberikan ke Pemda sambil menunggu serah terima aset," jelasnya.

Serah terima aset dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah akan terus dikebut oleh Ditjen Cipta Karya agar mencapai tertib pengelolaan aset. Hal ini lantaran agar anggaran di Cipta Karya bisa diperuntukkan bagi pembangunan aset-aset lain setelah aset yang sudah jadi dihibah kan ke pemerintah daerah.

"Menuju tertib pengelolaan aset, secepatnya akan diberikan ke Pemda, kalau infrastrukturnya sudah beroperasional. Aset-aset bidang ke-Cipta Karyaan, tidak ada yang dikelola pemerintah pusat. Beda dengan jalan nasional, sumber daya air, itu dikelola pemerintah pusat," demikian Hartoyo. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya