Berita

Dunia

Sempat Bentrok, Militan Abu Sayyaf Kabur Dari Pulau Wisata Filipina

RABU, 12 APRIL 2017 | 16:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pihak militer Filipina mengatakan bahwa kelompok militan Abu Sayyaf
 telah beroperasi di sebuah pulau wisata yang memicu bentrokan hingga 10 nyawa melayang.

Kepala militer Filipina Jenderal Eduardo Ano seperti dimuat Channel News Asia (Selasa, 12/4) mengatakan enam pria bersenjata Abu Sayyaf tewas, antara sekelompok 11 yang tiba di Bohol dengan perahu dari basis mereka di selatan pulau Jolo.

Sedangkan dari sisi Filipina, ada tiga tentara dan seorang polisi yang tewas dalam pertempuran yang meletus di daerah pedesaan Bohol, salah satu dari daerah pariwisata Filipina.

Sedangkan dari sisi Filipina, ada tiga tentara dan seorang polisi yang tewas dalam pertempuran yang meletus di daerah pedesaan Bohol, salah satu dari daerah pariwisata Filipina.

Ia mengatakan bahwa lima pejuang yang tersisa melarikan diri setelah pengepungan semalam dekat sebuah desa terpencil. Para pejabat mengatakan helikopter tempur digunakan untuk mengebom para militan.

"Mereka dalam pelarian. Mereka telah meninggalkan barang-barang mereka," kata Ano.

Ano mengatakan pasukan keamanan telah membunuh pemimpin kunci Abu Sayyaf yang dikenal dengan nama samaran Abu Rahmi. Klaim tidak dapat secara independen dikonfirmasi.
 
Para pejabat lokal mengatakan pria bersenjata berlayar ke hulu awal pekan ini melalui pulau dan menimbulkan kekhawatiran bahwa militan akan menculik pengunjung asing yang tengah berlibur jelang Paskah. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya