Berita

Justin Trudeau/Net

Dunia

Keramahan PM Kanada Pada Islam Hingga Isu Pindah Agama

RABU, 12 APRIL 2017 | 15:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Kanada saat ini, Justin Trudeau dikenal sebagai pemimpin yang ramah terhadap Islam.

Ketika Amerika Serikat melarang masuknya orang dari mayoritas negara Muslim awal tahun ini, Trudeau melakukan hal yang sebaliknya. Pria 45 tahun itu membuka pintu bagi pengungsi yang mayoritas datang dari negara-negara Muslim di Timur Tengah yang melarikan diri dari konflik.

Penyambutan Trudeau pada pengungsi Muslim juga ditunjukkan di sosial medianya. Pada Januari kemarin, Trudeau pernah mengunggah sebuah gambar di akun Twitter pribadinya, yang menunjukkan ia sedang menyapa anak Suriah pada 2015 di Bandara Toronto.


"Untuk orang-orang yang melarikan diri dari penganiayaan, teror, dan perang, Kanada akan menyambut Anda, terlepas dari apapun agama Anda. Keanekaragaman adalah kekuatan kami #WelcomeToCanada," ujar Trudeau pada saat itu seperti dimuat Fox News.

Keramahan Trudau pada Islam juga ditunjukkan tahun lalu melalui ucapan samat menjalankan ibadah puasa pada umat muslim di dunia pada bulan Ramadhan.

Bahkan, Trudeu sempat ikut berbuka bersama dengan koleganya yang beragama Islam.

Video saat Trudeau berbuka bersama diposting di akun Facebook-nya dan menjadi viral. Dalam video berjudul 'Ramadan Mubarak!' dan berdurasi sekitar 28 detik, terlihat Trudeau makan hidangan berupa ayam, roti dan makanan lainnya dengan rekan-rekannya.

Kedekatan dan keramahan Trudeu itu sempat disindir dalam sebuah artikel di media satir Vatican Enquirer tahun lalu.

Dalam artikel itu disebutkan bahwa begitu ramahnya Trudeu dengan Islam, membuatnya bahkan memutuskan untuk pindah agama ke Islam.

Artikel itu bahkan menyebut bahwa Trudeau pisah ranjang dengan sang Istri karena keputusannya tersebut.

Namun, sekali lagi, itu hanyalah sindiran atau parodi dan bukan realita.

Akan tetapi, terlepas dari hal itu, sikap toleransi Trudeau patut diacungi jempol dan patut ditiru. Di saat Barat diliputi dengan berkembangnya Islamophobia, Trudeau tetap dalam sikapnya yang ramah dan menyambut hangat umat Islam. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya