Berita

Gatot Nurmantyo/Puspen TNI

Pertahanan

Jenderal Gatot: TNI Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi

RABU, 12 APRIL 2017 | 10:50 WIB | LAPORAN:

Pembangunan nasional yang dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Untuk merealisasikan tujuan tersebut, maka negara harus menggali sumber dana dari dalam negeri berupa pajak.
Peranan pajak sangat penting dalam rangka pemerataan pembangunan demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Indonesia mempunyai peluang untuk menaikkan pendapatan negara dari pajak, karena pertumbuhan ekonomi di Indonesia sepuluh tahun terakhir rata-rata terus meningkat termasuk peningkatan cadangan devisa. Oleh sebab itu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap mendukung semua pertumbuhan ekonomi," kata Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dihadapan 53 peserta pelatihan Leadership Development Program  (LDP) pejabat Eselon II Direktorat Jenderal Pajak di The Highland Park Resort Hotel Bogor, Taman Sari Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/4).

"Indonesia mempunyai peluang untuk menaikkan pendapatan negara dari pajak, karena pertumbuhan ekonomi di Indonesia sepuluh tahun terakhir rata-rata terus meningkat termasuk peningkatan cadangan devisa. Oleh sebab itu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap mendukung semua pertumbuhan ekonomi," kata Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dihadapan 53 peserta pelatihan Leadership Development Program  (LDP) pejabat Eselon II Direktorat Jenderal Pajak di The Highland Park Resort Hotel Bogor, Taman Sari Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/4).

Menurut Panglima TNI, Kondisi perekonomian Indonesia sampai saat ini masih terbilang cukup baik, di tengah-tengah kondisi perekonomian global.

"Oleh karena itu, kita harus tahu bagaimana menyikapinya dan bekerja lebih keras lagi," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menjelaskan bahwa Indonesia sebagai salah satu negara yang berada di garis ekuator memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan energi.

"Kondisi seperti ini yang menyebabkan negara-negara lain iri terhadap Indonesia, sehingga dapat menimbulkan ancaman dari luar," jelasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya, Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pudjihastono, Pangdam III/Slw Mayjen TNI Muhammad Herindra dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya