Berita

Tiara Dewi/Net

Blitz

Tiara Dewi, Tantang Bukti Kawin Kontrak

RABU, 12 APRIL 2017 | 09:26 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Rumah tangga Tiara Dewi dan Lucky Hakim kem­bali menjadi sorotan. Kini war­ganet di media sosial kembali membahas soal surat kontrak atas nama Lucky dan Tiara. Hal itu berawal dari postingan sebuah akun gosip seleb.

Dalam postingan tersebut nampak surat kontrak dan juga kuitansi senilai 7.600 dolar AS atau setara lebih dari Rp 100 juta. Tiara tertera sebagai pihak yang memberikan uang tersebut kepada Lucky. Disebutkan bahwa uang itu dibayarkan se­bagai biaya syuting video klip dan juga upah promosi hingga Desember 2016.

Kuitansi tersebut dibuat pada 15 Agustus 2016. Berbagai reaksi diberikan warganet. Mereka kembali menuding pernikahan Lucky dan artis yang dikenal sebagai "Syah­rini KW" itu hanya settingan. Bahkan ada yang menuding keduanya hanya melakukan kawin kontrak.


"Nikah? Pake perjanjian? Settingan? Kok artis demen kaya gini ya? Ya Allah. Jahat­nya sama pernikahan diper­mainkan," celetuk warga.

Kembali disindir, Tiara sep­ertinya sudah muak dengan kabar miring yang menimpa rumah tangganya. Dia minta bukti bukan fitnah.

"Yang ngejalanin hubungan siapa? Yang nantinya bahagia siapa? Kita kan?" balas Tiara di med­sos. "Jadi ng­gak perlu den­gerin omongan orang lain ten­tang hubungan kita," imbuh pe­sinetron Mak Ijak Pengen Ke Mekah ini. Mengiringi foto tersebut, Tiara menyebut warganet yang usil sebagai orang yang kurang bahagia.

Bantahan perihal surat kon­trak itu juga disampaikan asis­ten Tiara, Dini. "Itu kontrak pembuatan video klip pada 2016 yang sudah keluar pada Desember. Yang model video klipnya Lucky Hakim yang dibayar sekian dolar." Setelah kontrak itu berakhir, Tiara masih berhubungan baik den­gan Lucky dan memutuskan menikah pada 19 Januari 2017. "Sekarang kalau kontraknya sudah bera­khir 2016 dan mereka memiliki rasa suka dan kemudian me­nikah pada 2017 apa salah," ceplos Dini.  ***

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya