Berita

Politik

Projo Minta Jokowi Tegas Hentikan Upaya Pelemahan KPK

RABU, 12 APRIL 2017 | 08:43 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Salah satu relawan pendukung Presiden Joko Widodo, Projo mengutuk keras aksi intimidasi terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novels Baswedan kemarin pagi.

"Ini upaya brutal, keji dan memalukan.  Upaya pemberantasan Korupsi tidak boleh takut terhadap tangan- tangan kotor ini," ujar Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/4).

Ia mendesak agar polisi dan para penegak hukum untuk mengusut tuntas dalang dan aktor intelektual di balik kasus ini. Polisi tidak boleh membiarkan dalang aksi ini berkeliaran bebas dan terus menghancurkan negeri.


"Kami juga mendesak dan meminta Presiden Joko Widodo untuk menghentikan upaya dari siapapun untuk melemahkan KPK baik secara institusi maupun personil-personilnya. Negara harus hadir dan memastikan bahwa pemberantasan korupsi terus dilakukan tanpa pandang bulu," jelas Budi.

Lebih lanjut, menyerukan kepada semua pihak untuk bahu membahu dalam setiap upaya pemberantasan korupsi.  Termasuk mengawal proses hukum megaskandal e-KTP.

"Mempermainkan sistem kependudukan Indonesia, sama saja penghancuran bangsa ini secara sistematis. Siapapun yang terlibat harus dihukum dengan tegas tanpa terkecuali," pungkas mantan aktivis '98 ini. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya