Berita

Ilustrasi/RT

Dunia

Jelang Refrendum. Rusia Akan Larang Penerbangan Charter Ke Turki?

SELASA, 11 APRIL 2017 | 19:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badan Transportasi udara Rusia Rosaviation memperingatkan bahwa negara akan mungkin melarang penerbangan charter ke Turki dengan alasan situasi politik yang rumit.

Berdasarkan keterangan kepala Asosiasi Operator Tur, Rusia (ATOR) Maya Lomidze, larangan itu belum resmi diterapkan namun kemungkinan besar akan segera diterapkan terkait dengan referendum Turki tanggal 16 April mendatang.

"Dengan mempertimbangkan upaya kudeta pada bulan Juli tahun lalu, salah satu hal yang tidak bisa dikecualikan adalah bahwa Erdogan akan mungkin tidak puas dengan hasil referendum dan akan membuat beberapa upaya untuk memprovokasi kerusuhan,” kata juru bicara ATOR seperti dimuat Russia Today.


Untuk diketahui bahwa referendum mendatang akan mengubah konstitusi Turki dari parlemen untuk sistem presidensial, sesuatu yang telah Erdogan dorong sejak tahun 2005.

Untuk diketahui bahwa kebijakan soal penerbangan charter antara Rusia dan Turki sebelumnya juga pernah terganggu selama sembilan bulan, per November 2015 setelah Turki menembak jatuh sebuah jet Rusia di Suriah. Hal ini mengakibatkan penurunan 90 persen pada wisatawan dari Rusia ke Turki pada bulan-bulan pertama 2016. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya