Berita

Boris Johnson/Press TV

Dunia

Sikap Boris Johnson Bukti Kurangnya Pengaruh Inggris Pada Isu Internasional

SENIN, 10 APRIL 2017 | 16:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia mengkritisi sikap Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson yang membatalkan perjalanan ke Moskow pasca menggelar pembicaraan dengan Amerika Serikat.

Diketahui Johnson membatalkan rencana perjalanan ke Rusia akhir pekan lalu dengan dalih karena perkembangan yang terjadi di Suriah yang mengubah situasi secara fundamental.

Keputusan Johnson itu diambil tak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan keputusan untuk melancarkan serangan ke pangkalan udara milik Suriah sebagai bentuk respon atas serangan gas kimia awal pekan lalu.


Menanggapi keputusan Johnson yang diambil secara sepihak itu, Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan menilai bahwa hal itu menunjukkan kurangnya pengaruh Inggris dalam hubungan internasional.

"Keputusan untuk membatalkan kunjungan Johnson ke Moskow menegaskan sekali lagi keraguan soal nilai tambah Inggris yang tidak memiliki posisi sendiri pada sebagian besar masalah saat ini," kata pernyataan tersebut seperti dimuat Press TV awal pekan ini.

"Hal tersebut juga menunjukkan bahwa Inggris kini tak lagi memiliki pengaruh yang nyata pada urusan internasional, karena masih dalam bayang-bayang mitra strategis (AS),” tambah pernyataan tersebut. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya