Berita

Reni Marlinawati/Net

Nusantara

Tak Terpuji, Guru Bocorkan Soal USBN Ke Siswa

SENIN, 10 APRIL 2017 | 09:43 WIB | LAPORAN:

Pelaksanaan Ujian Sekolah Berskala Nasional (USBN) tingkat  SMA yang digelar serentak mulai hari ini (Senin, 10/4) harus lebih baik dalam segi pelaksanaannya dibanding USBN di tingkat SMK pada pekan lalu.

Sejumlah catatan penting saat pelaksanaan USBN SMK seperti persoalan ketersediaan komputer, jaringan internet yang terkendala, serta pasokan listrik menjadi penyebab jalannya USBN tingkat SMK menjadi terganggu.

"Oleh karenanya, saya berharap hal semacam itu jangan sampai terjadi lagi dalam USBN tingkat SMA ini," ujar anggota Komisi X DPR, Reni Marlinawati melalui rilis pers.


Konsep USBN yang materi soalnya mayoritas bersumber dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) jangan sampai mengurangi kualitas pelaksanaan USBN ini.
Potensi kebocoran soal USBN harus ditekan hingga benar-benar tidak ada peluang.

"Jangan karena ingin kualitas sekolah agar dianggap bagus, langkah-langkah yang tidak terpuji dilakukan misalnya membocorkan soal USBN untuk anak didik. Langkah tersebut tentu bertentangan dengan hukum serta mengajarkan hal yang tidak baik untuk anak didik," tegas Reni.

Reni pun meminta stakeholder dalam persoalan USBN ini untuk senantiasa mengontrol secara ketat setiap tahapan pelaksanaan USBN agar sesuai dengan aturan main yang berlaku. Pemerintah pusat juga harus senantiasa memastikan kerja dinas pendidikan di daerah agar bekerja sesuai dengan tupoksinya.  

"Potensi ruang kebocoran soal USBN harus ditutup dan dicegah sedemikian rupa," ujarnya.

Reni mengingatkan, USBN ini bukan hanya sekadar untuk melakukan pemetaan terhadap mutu pendidikan, atau syarat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, tapi juga untuk menguji integritas dan kejujuran siswa.

Oleh karenanya, imbuh dia, semua pihak harus memiliki komitmen yang sama agar pelaksanaan USBN ini dilaksanakan secara jujur agar menghasilkan siswa yang bermoral dan berintegritas.[wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya