Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Selamatkan Hutan Kalimantan

Punya Cadangan Oksigen Terbesar Ke-5 Dunia
SENIN, 10 APRIL 2017 | 09:38 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kalimantan merupakan penyumbang terbesar kelima untuk cadangan oksigen dunia. Karena itu, perlu memperhatikan keberlangsungan lingkungan. Salah satunya, dengan melakukan penanaman pohon secara terus menerus.

Hal ini ditegaskan Ketua Umum Sekretariat Nasional dilaksanakan Jaringan Intelektual Muda Kalimantan (JIMKA) Dr MS Shiddiq, pada kegiatan Penanaman Pohon dan Bakti Sosial Kesehatan yang dilaksanakan Jaringan Intelektual Muda Kalimantan (JIMKA) di Banjarmasin, Jum’at (7/4) lalu.

Sebab, ujarnya, laju pengurangan cadangan hutan di Kalimantan sudah pada tingkat yang cukup mengkhawatirkan.


"Saya khawatir bila penggundulan hutan terus terjadi, baik akibat pertambangan, pembukaan lahan perkebunan tanpa kendali maupun kebakaran hutan, cadangan hutan yang menopang keberlangsungan lingkungan hidup kita akan musnah," ujar Shiddiq mengingatkan.

Dia mencontohkan, sejumlah negara seperti Peru, Australia, Brazil, Jepang, India dan sejumlah negara lain yang tingkat pencemarannya tinggi, rata-rata terjadi sebagai dampak kerusakan lingkungan karena berkurangnya hutan dan ekosistem pendukung lainnya.
 
"Kita tidak mau Kalimantan khususnya dan Indonesia umumnya mengalami kerusakan lingkungan yang lebih parah lagi. Untuk itu kampanye penanaman pohon perlu terus digelorakan dalam setiap kesempatan,"ujarnya, seraya menjelaskan, kegiatan penanaman pohon ini adalah rangkaian peringatan ulang tahun JIMKA yang ke-8.

Selain diisi penanaman pohon, jelas Shiddiq, rangkaian peringatan Sewindu JIMKA mulai 7 hingga 9 April, juga dilaksanakan kegiatan bakti sosial kesehatan, yaitu pengobatan gratis dan sunatan massal kepada masyarakat kurang mampu di sekitar kantor Sekretariat Wilayah JIMKA Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan tersebut dihadiri dan didukung Gubernur Kalsel, Pemko Banjarmasin, Korem 101/Antasari, tokoh masyarakat dan sejumlah aktivis lingkungan serta pegiat konservasi hutan.

"Saya mengucapkan terima kepada semua pihak yang sudah memberikan dukungan atas terselenggaranya kegiatan penanaman pohon dan bakti sosial kesehatan," sampainya.

Menyikapi kegiatan ini, Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor, yang diwakili Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Adi Santoso menyatakan, salah satu langkah mengantisipasi semakin tingginya angka pencemaran lingkungan dan dampak pemanasan global adalah lewat gerakan masyarakat menanam pohon.

Dikatakan, gerakan penanaman pohon merupakan salah satu program unggulan pemerintah, sehingga perlu mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat.

"Kegiatan yang diinisiasi dan dilaksanakan JIMKA ini perlu terus didukung. Sebab sejalan dengan program pemerintah, untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan, termasuk mengantisipasi pemanasan global. Kami menyambut baik kegiatan seperti ini," imbuhnya.

Karena itu, tambah Paman Birin (panggilan akrab Sahbirin Noor), kegiatan penanaman ini tidak boleh hanya berhenti pada proses penanaman, tetapi juga harus ditindaklanjuti dengan gerakan pemeliharaan tanaman.

"Supaya pohon yang ditanam ini tumbuh berkembang dan bermanfaat buat lingkungan," tukasnya.[***]

 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya