Berita

Ilustrasi/Press TV

Dunia

UNICEF Minta Myanmar Bebaskan Anak Rohingya Yang Ditahan

MINGGU, 09 APRIL 2017 | 19:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badan PBB yang menangani anak-anak UNICEF menyerukan pembebasan anak-anak Rohingya yang ditahan oleh pemerintah Myanmar sebagai bagian dari tindakan keras terhadap kelompok minoritas Muslim di negara bagian Rakhine.

"Badan internasional membuat permohonan untuk Myanmar kepada pemimpin de facto Aung San Suu Kyi pada Sabtu setelah merinci penderitaan sekitar puluhan anak di bawah umur yang ditahan di penjara Buthidaung di Rakhine yang bergolak," kata Justin Forsyth, wakil direktur eksekutif UNICEF.

"Setiap anak yang ditahan adalah masalah bagi kami," sambungnya.


Diketahui bahwa ada hampir 75.000 orang telah melarikan diri dari bagian utara Rakhine ke Bangladesh sejak militer Myanmar meluncurkan tindakan keras sana pada bulan Oktober 2016.

Dalam sebuah wawancara televisi dengan media Inggris pekan lalu, Suu Kyi menyatakan oposisi terhadap label tindakan keras yang sedang berlangsung terhadap kelompok minoritas Muslim di negara itu sebagai pembersihan etnis meskipun laporan luas pelanggaran terhadap mereka. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya